IHSG Telah Sentuh Titik All-Time Low (ATL) di Sepanjang Tahun 2026
:
0
Indeks Komposit IHSG di sepanjang tahun 2026. Foto: AI/EmitenNews.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan kembali anjlok dan menyentuh titik terendah alias All-Time Low (ATL) di sepanjang tahun 2026. Pada penutupan Rabu, 13 Mei 2026, IHSG berakhir di level 6.723,32 atau merosot 22,25% secara year to date (ytd).
Level tersebut menjadi ATL IHSG menginjak kuartal kedua tahun 2026, berbanding terbalik dengan capaian ATH yang sempat diraih pada awal tahun yakni, 20 Januari 2026 di level 9.134,7.
Artinya, indeks telah terkoreksi 1.923,62 poin dalam kurun waktu kurang dari empat bulan.
IHSG Ranking Terbelakang ASEAN, Asia Pasifik, dan Dunia
Koreksi tajam ini membuat IHSG sebagai IDX Composite kembali menjadi yang terburuk di kawasan ASEAN. Berdasarkan data World Index Comparison per pukul 16.00 WIB pada Rabu (13/5), IHSG berada di peringkat 6 dari 6 bursa ASEAN secara YTD.
Kinerja IHSG juga tertinggal di level Asia Pasifik dan global. Indeks komposit Indonesia berada di peringkat terburuk klasemen 13 dari 13 bursa Asia Pasifik dan peringkat 35 dari 36 bursa dunia yang tercatat di World Federation of Exchanges.
Koreksi harian IHSG tercatat 1,98% ke level 6.723,320, menjadi penurunan terdalam di ASEAN pada perdagangan terakhir Rabu (13/5).
Di kawasan ASEAN, Thailand menjadi yang terbaik dengan penguatan 20,45% YTD, diikuti Vietnam 6,53% dan Malaysia 3,94%.
Sementara di Asia Pasifik hingga Dunia, Korea Selatan memimpin dengan kenaikan 86,13% YTD, dan Taiwan 42,85%.
Related News
Regulator-Pelaku Industri Bersinergi, Soroti Tata Kelola Aset Kripto
Rebalancing FTSE Russel 2 BUMN dan 1 Anak Terdepak, Cek Kinerjanya
Hasil Rebalancing FTSE, Emiten RI Terdepak dari 3 Kategori Indeks
Penguatan Berlanjut! IHSG ke 6.525, BUMI Teraktif Segala-Galanya
Tak Ada Saham ARA & ARB, IHSG Sesi I (21/8) Lanjut Menguat 0,52 Persen
IHSG Dibuka Menguat di Atas Level 6.500 Jelang Review FTSE Russel





