Papan Akselerasi & 1 Sektor Ini Jadi Primadona Kala IHSG Ambruk ATL
:
0
Potret Papan Perdagangan IHSG terproyeksi di Billboard Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: EmitenNews/Akhmad Jiharka.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan tertekan hingga jatuh ke level terendah (All-Time low/ATL) sepanjang 2026. Berdasarkan data IDX per penutupan perdagangan terakhir Rabu (13/5/2026) IHSG melemah 22,25% year to date ke level 6.723,32.
Statistik Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dihimpun pada Minggu (17/5) melaporkan data terbaru bahwa di sepanjang 2026 tekanan kinerja terbesar datang dari papan utama, papan pengembangan, dan juga 10 dari 11 sektor yang ada.
Papan Utama tertakar telah anjlok sedalam 22,66% YTD ke level 1.671,842, sementara Papan Pengembangan terpangkas sebanyak 18,60% YTD.
Satu-satunya yang bertahan hijau di level papan perdagangan tak lain adalah Acceleration Board atau saham-saham dari kelompok Papan Akselerasi yang masih menguat tajam hingga double digit penguatan yakni, setinggi 12,57% YTD ke level 2.954,994.
Kinerja Papan
Dari 3 papan yang ada, hanya 1 yang hijau YTD:
1. Main Board: -22,66% YTD ke 1.671,842
2. Development Board: -18,60% YTD ke 3.409,976
3. Acceleration Board: +12,57% YTD ke 2.954,994
Kinerja Sektoral
Related News
Regulator-Pelaku Industri Bersinergi, Soroti Tata Kelola Aset Kripto
Rebalancing FTSE Russel 2 BUMN dan 1 Anak Terdepak, Cek Kinerjanya
Hasil Rebalancing FTSE, Emiten RI Terdepak dari 3 Kategori Indeks
Penguatan Berlanjut! IHSG ke 6.525, BUMI Teraktif Segala-Galanya
Tak Ada Saham ARA & ARB, IHSG Sesi I (21/8) Lanjut Menguat 0,52 Persen
IHSG Dibuka Menguat di Atas Level 6.500 Jelang Review FTSE Russel





