IHSG Turun 0,27 Persen di Sesi I, INKP, JPFA, BMRI Top Losers LQ45
:
0
Screen perdagangan saham di BEI.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga penutupan perdagangan sesi I hari ini Selasa (1/7) melemah 18,449 poin atau 0,27% ke level 6.909,23.
Pelemahan IHSG di sesi I siang hari ini terseret turunnya mayoritas indeks sektor. Indeks dengan pelemahan terdalam dicetak IDX Sektor Transportasi dan Logistik yang turun hingga 0,97%.
Selanjutnya, IDX Sektor Perindustrian turun 0,8%, IDX Sektor Keuangan melemah 0,59% dan IDX Sektor Properti dan Real Estate melemah 0,57%.
Kemudian IDX Sektor Barang Konsumen Primer yang melemah 0,55%, IDX Sektor Energi yang melemah 0,47% dan IDX Sektor Teknologi yang turun 0,24%.
Sedangkan, IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer menjadi sektordengan penguatan terbesar setelah naik 1,17% di sesi pertama.
Lalu, IDX Sektor Infrastruktur dan IDX Sektor Kesehatan yang sama-sama menguat 0,31%. Lalu ada IDX Sektor Barang Baku naik 0,18%.
Total volume transaksi bursa mencapai 9,27 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 6,29 triliun. Sebanyak 309 saham turun harga, 237 naik harga dan 237 stagnan.
Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya ADES sebesar Rp550 menjadi Rp11.375per lembar dan JSPT sebesar Rp375 menjadi Rp5.400 per lembar serta AMMN sebesar Rp275 menjadi Rp8.725 per lembar.
Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya DSSA sebesar Rp650 menjadi Rp52.925 per lembar dan MLPT sebesar Rp500 menjadi Rp35.000 per lembar serta PACK sebesar Rp440 menjadi Rp4.040 per lembar.
Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya BMRI sebanyak 39.839 kali senilai Rp864,1 miliar kemudian BBRI sebanyak 30.818 kali senilai Rp460,7 miliar dan MBMA sebanyak 28.474 kali senilai Rp217,7 miliar.
Related News
Dibayangi Ketidakpastian Global, Investor Masih Wait and See
Transformasi Digital, BTN Luncurkan KTM Co-Branding Mahasiswa Undip
IHSG Lanjut Menguat ke 6.351, Transaksi Saham BUMI Terbesar
IHSG Siang (5/8) Lanjut Terangkat 0,69 Persen ke 6.363, BACH ARB Lagi!
BUMN Tawarkan 32 Proyek Infrastruktur ini ke Investor Jepang
Bahlil Pastikan Bukan Pasokan Energi Penyebab Pemadaman Listrik





