IHSG Turun 0,30 Persen di Sesi I, TBIG, GOTO, ARTO Top Losers LQ45
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga penutupan perdagangan sesi I hari ini Senin (8/8) turun 0,30% atau 21,363 poin ke level 7.063,392.
Penurunan IHSG di akhir sesi I hari ini dipicu penurunan IDX-Techno turun 1,26%, IDX-Basic turun 0,54%, IDX-Energy turun 0,41%, IDX-Infra turun 0,29%, dan IDX-Finance turun 0,26%.
Hingga penutupan sesi I hari ini total volume perdagangan mencapai 17,28 miliar saham dengan nilai transaksi capai Rp 7,29 triliun. Sebanyak 251 saham turun, 243 saham naik, dan 182 saham stagnan.
Top losers LQ45 hingga penutupan sesi I siang hari ini, Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) turun 4,17% ke Rp 2.990, GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) turun 3,38% ke Rp 286, Bank Jago Tbk (ARTO) turun 2,51% ke Rp 10.700 . Sedangkan top gainers LQ45, Semen Indonesia Tbk (SMGR) naik 2,94% ke Rp 7.000, Wijaya Karya Tbk (WIKA) naik 2,55% ke Rp 1.005 dan Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik 1,69% ke Rp 4.800.
Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya PANI sebesar Rp1.075 menjadi Rp11.950 per lembar dan MERK sebesar Rp260 menjadi Rp4.910 per lembar serta TCID sebesar Rp225 menjadi Rp5.450 per lembar.
Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya IBST sebesar Rp675 menjadi Rp9.275 per lembar dan ITMG sebesar Rp350 menjadi Rp39.400 per lembar serta GGRM sebesar Rp300 menjadi Rp25.400 per lembar.
Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya ELPI sebanyak 41.301 kali senilai Rp147,7 miliar kemudian KKES sebanyak 37.309 kali senilai Rp73,04 miliar dan LAND sebanyak 29.704 kali senilai Rp19,3 miliar.
Related News
IHSG Bangkit ke 8.322, Sektor Kesehatan dan Konsumer Pimpin Rebound
IHSG Sesi I Naik 0,6 Persen ke 8.330, Satu Sektor Drop!
Tanpa Sertifikasi, Makanan Impor AS Harus Dinyatakan Tidak Halal
Yakin DN Mampu, Impor Pick-Up dari India Untuk Kopdes MP Perlu Dikaji
RI Desak UE Segera Patuhi Putusan WTO Soal Sengketa Minyak Sawit
Buru Recurring Revenue Rp1,5 Triliun, Ini Tindakan Triniti Land Group





