EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hancur lebur. Selama sepekan anjlok 8,69 persen. Bertengger di level 5.594 dari akhir pekan lalu 6.127. Fakta getir itu, tersaji berdasar data perdagangan Bursa Efek Indonesia periode 2-5 Juni 2026.

Kalau dikalkulasi sejak awal tahun alias year to date, IHSG terenggut 36,05 persen dari edisi 2 Januari 2026 di level 8.748. Kala IHSG terkapar, sejumlah saham dalem lingkaran top gainers melawan arus. Sejumlah saham top gainers itu terdiri dari Multi Medika (MMIX) meroket 77,73 persen setara 328 poin menjadi Rp750 per saham dari Rp422. Nusantara Almazia (NZIA) melejit 74,24 persen alias 98 poin menjadi Rp230 per helai dari Rp132.

Satu Visi Putra (VISI) melesat 38,26 persen atau 285 poin menjadi Rp1.030 per lembar dari Rp745. MNC Digital (MSIN) menguat 31,71 persen selevel 130 poin menjadi Rp540 per saham dari Rp410. Asiaplast (APLI) melonjak 29,01 persen atau 76 poin menjadi Rp338 per lembar dari Rp262. Dian Swastatika (DSSA) menanjak 23,98 persen alias 118 poin menjadi Rp610 per lembar dari Rp492.

Daaz Bara (DAAZ) melangit 21,05 persen setara 320 poin menjadi Rp1.840 per saham dari Rp1.520. Mutuagung (MUTU) tumbuh 11,43 persen alias 12 poin menjadi Rp117 per helai dari Rp105. Sinar Mas Multiartha (SMMA) mendaki 11,27 persen selevel 2.025 poin menjadi Rp20 ribu per eksemplar dari Rp17.975. Alakasa (ALKA) surplus 10,91 persen alias 60 poin menjadi Rp610 per saham dari Rp550. (*)