Ikuti Jejak Grab, Grup Emtek Jala Jutaan Saham SUPA
:
0
Sekitar Bursa Efek Indonesia mendadak berwarna hijau kala Superbank melakukan pencatatan perdana saham. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Elang Media Visitama berpacu dalam perburuan saham Superbank (SUPA). Kepanjangan tangan Elang Mahkota alias Emtek Group itu, menyerok 13.547.900 helai alias 13,54 juta saham perseroan. Transaksi pembelian telah ditahbiskan pada 9-10 Juni 2026.
Pembelian dilakukan dengan kisaran harga Rp582-642 per saham. Transaksi dilakukan dua tahap. Pertama, Elang Media menjala 10,54 juta helai dengan harga Rp582 per lembar senilai Rp6,13 miliar. Transaksi kedua menyerap 3 juta saham pada harga Rp642 per helai sesear Rp1,92 miliar.
Dengan penuntasan transaksi itu, Slang Media dipaksa merogoh kocek senilai Rp8,05 miliar. Sebagai ganjarannya, timbunan saham SUPA dalam pangkuan Elang Media makin tebal. Tepatnya, menjadi 9,36 miliar eksemplar setara dengan porsi kepemilikan saham SUPA 27,64 persen.
Konsolidasi Internal
Mengalami lompatan sekitar 0,04 persen dari periode sebelum transaksi dengan koleksi 9,35 miliar lembar. Donasi saham SUPA dalam keranjang investasi Elang Media tersebut setara dengan 27,60 persen. Sebelumnya, pada 29 Mei 2026, Singtel Alpha mengalihkan 2,44 miliar lembar dari total 2,49 miliar saham SUPA kepada GXS Bank dengan harga pelaksanaan Rp327 per helai.
Menyusul skema harga itu, GXS Bank dipaksa merogoh dana senilai Rp800,03 miliar. Nah, dari aksi divestasi itu, Singtel Alpha yang melepas 2,49 miliar saham SUPA dengan harga Rp326 per lembar, meraup dana segar Rp812,99 miliar. Akibatnya, Singtel Alpha tidak lagi menggenggam saham Grup Emtek tersebut. Transaksi jual beli GXS Bank, dan Singtel Alpha jauh berada di bawah pasar saham SUPA.
Berdasar data perdagangan Jumat, 29 Mei 2026, saham SUPA bertengger di level Rp840, berarti transaksi GXS Bank dan Singtel Alpha diskon sekitar 512-513 poin alias 60-61 persen. Menyusul penuntasan transaksi itu, timbunan saham SUPA dalam pangkuan GXS Bank menjadi 5,98 miliar eksemplar setara 17,66 persen. Melejit 7,22 persen dari periode sebelum transaksi dengan tabulasi 3,53 miliar lembar selevel dengan porsi kepemilikan 10,44 persen.
Tindakan itu merupakan reorganisasi internal Grab Holdings atas saham Superbank (SUPA). Oleh karena itu, aksi tersebut mendapat sorotan Bursa Efek Indonesia (BEI). Itu terutama sebelum, dan sesudah pengalihan saham Singtel Alpha Investments Pte Ltd kepada GXS Bank Pte Ltd. Baik secara langsung maupun tidak langsung atas saham Superbank.
Pengendalian Makin Kuat
Sebelum pengalihan saham Singtel ke GXS Bank, Grab menguasai 43,25 persen saham SUPA. Grab mengempit saham SUPA secara langsung via A5-DB Holdings 16,14 persen, dan Kudo Teknologi Indonesia 16,67 persen. Sedang secara tidak langsung melalui GXS Bank 10,44 persen.
Related News
Emiten Mau Rights Issue Rp27,65T, Sahamnya Lepas Jeratan Suspensi BEI
IHSG Terus Melesat, Saham Big Bank Dorong Penguatan
ANTM Jadwal Dividen 70 Persen Laba, Yield 7,72 Persen
MR DIY (MDIY) Bagi Dividen Perdana Rp17,62/Saham, Cair 10 Juli
PYFA Tunda Right Issue, Begini Penjelasan Pyridam Farma
PIK 2 (PANI) Tetapkan Dividen, Payout Ratio Sebesar 7,4 Persen





