Ikuti Wall Street, IHSG Siap Jebol 6.390
:
0
Pelaku pasar tampak serius mengamati pergerakan IHSG. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street menyakhiri perdagangan dengan menguat signifikan. Itu menyusul pernyataan optimisme presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan mencapai kesepakatan dengan Tiongkok. Yaitu, mengakhiri perang dagang dengan negeri Paman Sam tersebut.
Sementara itu, tambahan sentimen positif juga datang dari perwakilan Uni Eropa tengah menunju AS untuk melakukan perundingan dagang. Sebelumnya, AS akhirnya memberlakukan penundaan selama 90 hari untuk pengenaan tambahan tarif resiprokal, dan mengenakan tarif dasar 10 persen dengan mengecualikan China.
Sebaliknya, tarif impor dari China justru dinaikkan menjadi 145 persen. Negeri Panda itu, kemudian membalas dengan mengutip tarif impor dari AS menjadi 125 persen dari sebelumnya 84 persen. Penguatan indek bursa Wall Street, dan harga beberapa komoditas akan menjadi sentimen positif pasar.
Sementara itu, saham Barito (BRPT), Petrindo (CUAN), dan Petrosea (PTRO) kembali gagal masuk dalam rebalancing indeks MSCI edisi 13 Mei 2025, dan Ex date pembagian dividen diprediksi menjadi katalis negatif untuk indeks harga saham gabungan (IHSG). Oleh karena indeks diprediksi bergerak bervariasi cenderung menguat.
Di mana, sepanjang perdagangan hari ini, Senin, 14 April 2025, indeks akan menyusuri kisaran support 6.195-6.130, dan resistance level 6.325-6.390. Berdasar data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menyodorkan saham GOTO, ERAA, KLBF, ANTM, PSAB, dan HRTA sebagai bahan koleksi. (*)
Related News
IHSG Berbalik Merah, BUMI Rajai Transaksi Meski Harga Turun
IHSG Koreksi 0,69 Persen ke 6.480 di Sesi Siang, Sektor Kesehatan Drop
IHSG Dibuka Naik 0,28% ke 6.544 di Awal Pekan, Sentimen FTSE & Maulid
IHSG Susuri Zona Merah, Indeks LQ45 hingga IDX80 Naik-Turun!
Seirama Wall Street, IHSG Makin Berkilau
IHSG Makin Berotot, IPOT Jagokan Saham-saham Berikut





