Imbal Hasil Obligasi 10 Tahun Jepang, AS, dan Australia Kompak Turun
:
0
Imbah hasil obligasi berjangka 10 tahun di Jepang, Amerika Serikat dan Australia hari ini kompak turun.
EmitenNews.com - Imbah hasil obligasi berjangka 10 tahun di Jepang, Amerika Serikat dan Australia hari ini kompak turun. Namun besaran maupun sentimen yang menggerakkan penurunannya berbeda-beda.
Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang 10 tahun sedikit turun menjadi sekitar 2,71% pada hari Rabu setelah Gubernur Bank Sentral Jepang Kazuo Ueda menyoroti meningkatnya risiko inflasi. Tetapi Ueda menahan diri untuk tidak mengindikasikan apakah kenaikan suku bunga dapat terjadi pada pertemuan kebijakan berikutnya.
Ueda menekankan pentingnya memantau bagaimana lonjakan harga minyak dapat memengaruhi tren inflasi mendasar Jepang, tanpa memberikan panduan yang jelas tentang bagaimana dinamika tersebut dapat membentuk keputusan kebijakan bulan depan.
Secara terpisah, Wakil Gubernur BOJ Ryozo Himino menegaskan kembali bahwa bank sentral tetap terbuka untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut, sambil menekankan bahwa waktu dan kecepatannya akan bergantung pada bagaimana konflik Timur Tengah memengaruhi ekonomi dan prospek inflasi Jepang.
Pada saat yang sama, investor terus memantau perkembangan di Timur Tengah, di mana tanda-tanda kemajuan sementara menuju kesepakatan AS-Iran diimbangi oleh permusuhan yang diperbarui yang membuat ketidakpastian tetap tinggi.
Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun hari ini juga turun menjadi sekitar 4,48% mencapai level terendah dalam hampir dua minggu karena investor semakin mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat di tengah tanda-tanda kemajuan menuju kesepakatan perdamaian AS-Iran.
Presiden Donald Trump mengatakan negosiasi untuk memperpanjang gencatan senjata dan membuka kembali Selat Hormuz sedang berlangsung, sementara Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio memperingatkan bahwa kesepakatan akhir mungkin masih membutuhkan beberapa hari lagi untuk diselesaikan.
Namun, permusuhan yang kembali terjadi di Timur Tengah terus mengaburkan prospek, dengan militer AS mengatakan telah melakukan serangan untuk membela diri di Iran selatan, sementara Garda Revolusi Iran mengklaim telah menargetkan jet tempur F-35 dan beberapa drone setelah diduga memasuki wilayah udara Iran.
Investor kini menunggu data inflasi PCE yang akan datang untuk mendapatkan wawasan tambahan tentang arah kebijakan Federal Reserve di masa depan.
Setali tiga uang, imbal hasil obligasi pemerintah Australia 10 tahun pun turun menjadi sekitar 4,8%, mencapai level terendah dalam sebelas minggu karena angka inflasi yang lebih rendah dari perkiraan mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut.
Related News
Dengar Masukan Penjual dan Platform Lokapasar, Permendag Direvisi
BTN Salurkan 1.605 Hewan Kurban
Iduladha 1447 H, ACC Salurkan Ratusan Hewan Kurban
AATI Dorong Standarisasi Internasional Analis Teknikal Via ATAS 2026
IHSG Rontok Jelang Iduladha, BREN cs Balik Ngegas, DSSA Masih Nyungsep
Allianz Syariah Bersama Lazismu Salurkan Paket Daging Kurban Iduladha





