EmitenNews.com - Impor Indonesia melonjak 22,49% yoy ke rekor tertinggi USD 25,21 miliar pada April 2026, meningkat tajam dari kenaikan 1,51% pada Maret dan jauh melampaui perkiraan 3,25%. Angka ini merupakan pertumbuhan impor tercepat sejak Agustus 2022, di tengah upaya pemerintah untuk mendukung permintaan domestik dan kenaikan harga minyak.

Impor nonmigas tumbuh 14,11% yoy menjadi USD 20,62 miliar, terutama didorong oleh peningkatan pembelian mesin dan peralatan mekanik serta bagiannya (7,18%), serta mesin dan peralatan listrik serta bagiannya (21,85%). Sementara itu, impor migas melonjak 82,52% menjadi USD 4,60 miliar, setelah kenaikan 1,34% pada Maret, didorong oleh peningkatan impor minyak mentah (67,49%) dan produk minyak (87,76%).

Di antara mitra dagang, impor nonmigas terutama bersumber dari AS, melonjak 47,27%, diikuti oleh Tiongkok (23,94%), Uni Eropa (23,44%), dan ASEAN (8,45%). Sebaliknya, impor dari Jepang turun 11,10%. Selama empat bulan pertama tahun ini, impor naik 13,40% menjadi USD 86,51 miliar.(*)