IDXINDUST

 -1.39%

IDXINFRA

 -0.51%

IDXCYCLIC

 -1.57%

MNC36

 -0.32%

IDXSMC-LIQ

 -0.89%

IDXHEALTH

 -0.16%

IDXTRANS

 -0.85%

IDXENERGY

 1.95%

IDXMESBUMN

 -0.68%

IDXQ30

 -0.66%

IDXFINANCE

 -0.47%

I-GRADE

 -0.24%

INFOBANK15

 0.05%

COMPOSITE

 -0.23%

IDXTECHNO

 -4.03%

IDXV30

 -0.49%

ESGQKEHATI

 -0.31%

IDXNONCYC

 -0.37%

Investor33

 -0.29%

IDXSMC-COM

 -1.01%

IDXBASIC

 -0.51%

IDXESGL

 -0.90%

DBX

 -1.24%

IDX30

 -0.84%

IDXG30

 -0.86%

ESGSKEHATI

 -0.41%

IDXSHAGROW

 -0.95%

KOMPAS100

 -0.88%

PEFINDO25

 -1.90%

BISNIS-27

 -0.27%

ISSI

 0.59%

MBX

 -0.11%

IDXPROPERT

 -0.75%

LQ45

 -0.80%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 -0.41%

JII

 -0.92%

IDX80

 -0.88%

JII70

 -0.88%

SRI-KEHATI

 -0.29%

IDXLQ45LCL

 -0.88%

SMinfra18

 -0.49%

KB Bukopin
Sinerco

Incar Dividen, Komisaris Ini Serok Lagi Saham Phapros (PEHA) Harga Rp1.005 per Lembar

27/05/2022, 17:25 WIB

Incar Dividen, Komisaris Ini Serok Lagi Saham Phapros (PEHA) Harga Rp1.005 per Lembar

EmitenNews.com - Komisaris PT Phapros Tbk (PEHA), Masrizal A. Syarief kembali menambah porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 23 dan 25 Mei 2022.

 

Zahmilia Akbar Corporate Secretary PT Phapros Tbk (PEHA) dalam keterngan tertulisnya Jumat (27/5) menuturkan bahwa Masrizal A. Syarief telah membeli saham PEHA sebanyak 135.500 lembar saham di harga Rp1.005 per saham.

 

"Tujuan dari pembelian saham tersebut adalah tabungan saham dengan kepemilikan langsung,"tuturnya.

 

Sebelumnya, Masrizal A. Syarief juga pernah membeli saham PEHA sebanyak 83.000 lembar saham pada tanggal 25 Maret dan 28 Maret 2022 serta sebanyak 32.500 lembar saham pada tanggal 4 April 2022 dan sebanyak 177.800 lembar saham di harga Rp1.000-Rp1.030 per saham pada tanggal 13 hingga 14 April 2022.

 

Pasca pembelian, maka kepemilikan saham Masrizal A. Syarief atas saham PEHA bertambah menjadi 78.673.950 lembar saham setara dengan 9,36% dibandingkan sebelumnya 78.538.450 lembar saham setara dengan 9,35%.

 

Seperti diketahui PT Phapros (PEHA) akan membagi dividen tunai Rp6,64 miliar. Alokasi itu, 60 persen dari perolehan laba bersih 2021 sejumlah Rp11,07 miliar. Keputusan itu, telah diputuskan dalam rapat umum  pemegang saham tahunan Rabu, (25/5).

 

Padahal Sepanjang 2021, Phapros mencatat laba bersih Rp11,07 miliar. Menukik 77,17 persen dibanding periode sama 2020 sebesar Rp48,49 miliar. Penjualan naik 7,23 persen menjadi Rp1,05 triliun dari edisi sama 2020 senilai Rp980,56 miliar.





Author: K M