EmitenNews.com - IHSG ditutup menguat pada perdagangan Kamis (25/11/21) sebesar  + 0,24% ( 16,09 poin) menuju level 6.699,34 dengan nilai tranksaksi perdagangan 13,79 Triliun dan investor asing membukukan nett buy sebesar 202, 44 Miliar. 

 

Indra Tedja Kusuma Analis Sucor Sekuritas, Jumat (26/11/2021) mengatakan, IHSG berpotensi bergerak mix pada level area 6.650 - 6.740 dengan pertimbangan Indikator Moving Average pada posisi sideaways dan Indikator Stochastic menunjukkan posisi daya beli menguat dan volume Jual melemah Sehingga secara teknikal IHSG berpotensi bergerak mix.

 

Sentimen yang membayangi IHSG antara lain Menteri Keuangan optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini mencapai 4% year on year (yoy).  Pada kuartal IV-2021 perekonomian dalam negeri dinilai akan lebih baik dari periode kuartal III-2021, sejalan dengan pengendalian pandemi Covid-19. Pertama, tingkat inflasi sampai dengan akhir Oktober 2021 di angka 1,7%.Kedua, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sampai dengan 23 November 2021 sebesar Rp 14.310 year to date (ytd). 

 

Ketiga, konsumsi masyarakat diperkirakan terus menguat yang juga tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang juga mengalami perbaikan signifikan, serta Indeks Penjualan Ritel (IPR) yang juga rebound di level ekspansi.Keempat, Sri Mulyani bilang investasi relatif stabil dan kinerja ekspor diperkirakan akan terus menguat pada kuartal IV-2021 karena perekonomian mitra dagang dan negara asal investor yang mulai pulih. 

 

Kelima, Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada Oktober berada di level 57,2. Menkeu mengatakan ini rekor dari sejak pre-crisis dengan impor bahan baku dan barang modal yang turut menunjukkan pertumbuhan yang kokoh.