EmitenNews.com - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, merosot 40,77 poin, atau sekitar 1,83 persen, pada Selasa (11/10/2022), menjadi 2.192,07.
Volume perdagangan moderat mencapai 846,31 juta saham senilai 7,75 triliun won atau sekitar US$5,42 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 866 berbanding 60.
Angka indeks merosot mengikuti pergerakan saham di Wall Street yang dipicu pelemahan saham sektor teknologi setelah pemerintah Amerika Serikat menerbitkan berbagai aturan ekspor baru pekan lalu, termasuk pembatasan ekspor beberapa jenis semikonduktor ke Tiongkok.
“Sentimen pasar sangat terpengaruh pembatasan ekspor semikonduktor ke Tiongkok, sektor yang menjadi tulang punggung perekonomian Korea Selatan,” jelas Park Gwang-Nam, analis Mirae Asset Securities, seperti dikutip Yonhap News.
Investor institusi melepas saham senilai 309,7 miliar won, sedangkan investor asing dan ritel total melepas saham saham senilai 306,7 miliar won.
Related News
BTN Dongkrak Bahasa Inggris dan Hospitality UMKM Samosir Naik Kelas
Pekan Ini, DSSA, INCO, dan AADI Hiasi Saham Top Losers
Simak! 10 Saham Top Gainers dalam Sepekan
Masuk Musim Giling, Bapanas - APGI Komit Stabilkan Harga Gula Konsumsi
IHSG Sepekan Naik 0,18 Persen, Kapitalisatie Pasar Rp12.406 Triliun
Nemu 13 Sumur Migas di Kawasan Transmigrasi, Bagaimana Eksplorasinya?





