EmitenNews.com - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 3,26 poin, atau sekitar 0,13 persen, pada Kamis (23/11/2023), menjadi 2.514,96.
Volume perdagangan tipis hanya mencapai 353,45 juta saham senilai 6,43 triliun won atau sekitar US$5 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 469 berbanding 403.
Angka indeks naik dipicu aksi beli yang dilakuakn investor asing, mencapai 119 miliar won. Investor institusi dan ritel total melepas saham senilai 137 miliar won.
Aksi beli investor asing membuat indeks Kospi berakhir di teritori positif jelang berlangsungnya libur Thanksgiving
Peningkatan indeks Kospi terbatasi kekhawatiran berlanjutnya pengetatan kebijakan moneter Federal Reserve.
Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan maskapai penerbangan Korean Air masing-masing melonjak 1 persen an 2 persen. Saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution dan perusahaan utilitas Korea Electric Power masing-masing menanjak 1,5 persen dan 3,4 persen.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun 0,6 persen dan 0,9 persen. Saham perusahaan baja Hyundai Steel merosot 1,1 persen.
Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 3 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.297,5 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia berada dalam tekanan hari ini, di kala Bursa Efek Tokyo, Jepang, tutup sehubungan berlangsungnya libur perayaan Kinro Kansha no Hi. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,03 persen.
Related News
Bos BEI Sebut Ada Dua IPO Lighthouse di Awal 2026, Siapa Saja?
Beda Nasib Dua Saham Penghuni Terlama Papan Pemantauan Khusus
Melihat Lagi Gerak DCII dan DSSA, Saham dengan Harga Tertinggi per Lot
Ungguli Bursa Malaysia, IHSG Terbaik Ketiga ASEANĀ
POPSI Khawatir Kenaikan Pungutan Ekspor Lemahkan Daya Saing Sawit RI
TKDN Industri Hulu Migas Hingga 2025 Setara Rp388 Triliun





