EmitenNews.com - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 20,64 poin atau sekitar 0,87 persen, pada Rabu (21/9/2022), menjadi 2.347,21.
Volume perdagangan tipis hanya mencapai 367,1 juta saham senilai 6,2 triliun won atau sekitar US$4,4 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 580 berbanding 279.
Angka indeks mengalami penurunan dipicu ekspektasi peningkatan suku bunga Federal Reserve Amerika Serikat.
“Indeks Kospi turun dipicu keengganan para investor membeli aset berisiko seperti saham sebelum hasil pertemuan The Fed diumumkan,” jelas Han Ji-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.
Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 273,3 miliar won dan 65,8 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 325 miliar won.
Related News
Telisik, Berikut 10 Saham Top Losers dalam Sepekan
Simak! 10 Saham Top Gainers Pekan ini
Berkat Kontribusinya, Jababeka Dapat 6 Apresiasi dari Pemkab Bekasi
IHSG Bawah 6.000, Kapitalisasi Pasar Sisa Rp10.287 Triliun
Awalnya Nihil, Nippon Steel Kowa Kini Genggam Saham VRNA
Direktur TAPG Borong 200 Ribu Saham, Kepemilikan Meningkat





