INET Gaet OneWeb, Dorong Pemerataan Akses Internet ke Desa Terpencil
:
0
EmitenNews.com - PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) dengan PT Dwi Tunggal Putra (DTP). INET adalah perusahaan internet berbasis kabel fiber optic yang memiliki jangkauan kabel sepanjang 3,500KM di Pulau Jawa dimana menjangkau 140 juta populasi, 592 kota, dan 18.000 desa di Indonesia. DTP adalah perusahaan distributor layanan OneWeb, perusahaan internet berbasis satelit global dimana kerjasama OneWeb dengan DTP menghadirkan BuanterOne untuk bersaing dengan Starlink.
OneWeb adalah perusahaan internet berbasis satelit yang berasal dari Eropa. Mereka telah meluncurkan 428 dari 648 satelit OneWeb secara global yang beroperasi sebagai “Low Earth Orbit (LEO)”. Melalui pancaran broadband internet dari satelit, konektivitas internet dapat disebar ke daerah permukaan bumi langsung kepada pengguna dengan sangat cepat dan rata.
Perusahaan satelit broadband ini juga dimiliki oleh beberapa perusahaan telekomunikasi yaitu Softbank dan Eutelsat. Dikabarkan Eutelsat dan OneWeb berencana untuk melakukan merger untuk menghadirkan infrastruktur LEO dan GEO (Geostationery Earth Orbit), dimana pasar konektivitas satelit diperkirakan US$ 16 Miliar pada tahun 2030 ucap Eutelsat, mengutip CNBC Indonesia.
Kerjasama ini bertujuan untuk memperluas pemerataan jangkauan internet ke daerah 3T (tertinggal, terluar, terdepan) atau daerah terpencil di Indonesia. Melalui kolaborasi ini, INET menargetkan dapat merangsang pertumbuhan ekonomi dan pemerataan akses digital di seluruh Indonesia. Teknologi ini menghadirkan harapan baru bagi ribuan desa dan komunitas di Indonesia yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses internet. OneWeb, yang memiliki visi serupa dengan Starlink milik Elon Musk, akan menyediakan konektivitas internet cepat melalui jaringan satelit mereka.
Direktur Utama INET, Muhammad Arif, mengatakan, "Kerjasama ini adalah tonggak penting dalam mendukung transformasi digital di Indonesia. Kami berkomitmen untuk membangun infrastruktur yang kuat guna menghadirkan konektivitas internet berkualitas tinggi ke daerah-daerah yang sebelumnya terisolasi."
Related News
Pendapatan Ciut, Laba FOLK Triwulan I 2026 Melonjak 621,57 Persen
Setelah Dividen Jumbo, SSMS Pamerkan Strategi Bisnis untuk 2026
Pendapatan Melonjak, Laba Bersih WIFI Meroket di Kuartal I-2026
Folago Global Nusantara (IRSX) Berhasil Cetak Laba Bersih di 1Q 2026
Pasok Modal Kerja Arutmin, BUMI Terbitkan Obligasi Rp1,8 Triliun
Pendapatan BUMI Tembus USD417 Juta Q1-2026, Laba Lompat 35,16 Persen!





