Ini Cara BEI Tarik Minat Investor di Dalam dan Luar Negeri, Simak!
:
0
Potret gedung BEI tampak luar. Foto: EmitenNews
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah menyiapkan rangkaian kegiatan roadshow ke sejumlah negara seperti China, Jepang hingga Australia guna menggaet lebih banyak investor, sekaligus meningkatkan likuiditas pasar modal Indonesia.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna mengatakan, rencana roadshow ditujukan agar mendekatkan investor global agar mengetahui lebih mendalam terkait fundamental dan prospek bisnis emiten.
Selain itu, rencana tersebut sejalan dengan reformasi pasar modal, khususnya peningkatan free float emiten. Sebab, dengan bertambahnya porsi saham yang beredar di publik, maka dibutuhkan investor untuk mengisi porsi kepemilikan saham tersebut.
“Roadshow untuk mendekatkan mereka (emiten) dengan pihak investor, agar investor mengetahui bagaimana fundamental perusahaan,” ujar Nyoman kepada wartawan, Selasa (19/5/2026).
Nyoman menambahkan, pihaknya telah melakukan penjajakan terhadap bursa efek yang kualifikasinya adalah stated owned enterprise (SOP) di negara-negara tertentu.
Di samping roadshow ke luar negeri, BEI juga memastikan investor domestik juga terakomodir dengan kegiatan serupa, baik yang diselenggarakan di dalam gedung BEI, maupun di kota-kota yang berpotensi meningkatkan supply side.
“Mudah-mudahan dalam waktu sebulan dua bulan ini sekitar Juni-Juli, kita sudah dapat atur untuk roadshow. Selain kita yang datang ke mereka, mereka juga kita tawarkan investornya mereka datang ke IDX, dan kita ajak ketemu dengan perusahaan-perusahaan tercatat kita," kata Nyoman.
Adapun sejumlah reformasi yang menjadi fokus MSCI meliputi peningkatan keterbukaan kepemilikan saham di atas 1 persen, penguatan klasifikasi investor, penerapan kerangka High Shareholding Concentration (HSC), serta rencana peningkatan batas minimum free float.
Related News
Baru Tujuh yang Melantai, BEI Pangkas Target IPO 2026 Jadi 15 Saham
BEI Belum Bahas Danantara Jadi Pemegang Saham
Bursa Bicara Target 2027: 25 IPO, Capex Rp670M, & Proyeksi Keuangan
RUPSLB BEI Setujui Demutualisasi dan Dividen Khusus Rp1,564 Triliun
Transaksi LCT Meningkat, Gubernur BI Ungkap China Kontributor Utama
Revisi Evaluasi Indeks, BEI Depak CUAN dari LQ45 dan IDX80





