Ini yang Terjadi Pengemudi Gunakan Autopilot di Tol Tertidur
:
0
Pengemudi harus bijak dalam menggunakan fitur autopilot di jalan raya. Foto: Emitennews/Firkah Fansuri
EmitenNews.com - Seorang pengemudi tertidur saat menggunakan sistem bantuan mengemudi (autopilot) di jalan tol yang padat. Pengendara SUV warna hitam tersebut Selasa (5/5/2026) pukul 06.21 memasuki jalur untuk mendahului namun kendaraan setelah lama malah melambat lalu berhenti di tengah jalur.
Padahal saat itu jalur sangat padat dan memaksa beberapa kendaraan yang mendekat dengan cepat untuk menghindar. Hal ini menyebabkan nyaris terjadi tabrakan dan hampir memicu tabrakan beruntun di Jalan Tol Hangzhou-Ningbo, China.
Yang lebih membingungkan adalah tidak ada seorang pun yang keluar dari kendaraan yang terparkir di jalur menyalip, dan tidak ada yang menghubungi polisi, sehingga kendaraan tersebut tetap berhenti dalam waktu yang lama.
Pusat komando Brigade Pertama Patroli Jalan Raya Ningbo, menyadari anomali tersebut, segera mengirimkan petugas ke lokasi kejadian. Namun, tepat ketika petugas hendak tiba, SUV hitam yang terparkir di jalur tersebut tiba-tiba menyala dan melaju pergi. Petugas patroli jalan raya segera melancarkan pencarian dan dengan cepat menemukan serta menangkap kendaraan tersangka.
Saat diinterogasi oleh polisi lalu lintas, pengemudi bernama Huang mengaku bahwa ia telah mengemudi dari Kota Lishui, Provinsi Zhejiang, kembali ke Liuhang, Zhoushan, sekitar pukul 3:00 pagi hari itu. Khawatir akan antrean feri yang panjang saat tiba di Liuhang terlalu larut, ia berangkat lebih awal meskipun sangat kurang tidur.
Di dekat Shaoxing, seperti diberitakan IT Home, Rabu (6/5/2026), ia sempat keluar dari jalan raya untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan, mengaktifkan fitur bantuan pengemudi kendaraan untuk sisa perjalanan. Ia berpikir ini akan mengurangi kelelahan mengemudi, tetapi karena kelelahan yang ekstrem, Huang tertidur di kursi pengemudi.
Tak Aktif
Analisis polisi lalu lintas menunjukkan bahwa sistem bantuan pengemudi kendaraan kemungkinan besar nonaktif setelah mendeteksi ketidakaktifan yang berkepanjangan dari pengemudi dan, untuk alasan keselamatan, secara perlahan menghentikan kendaraan di dalam jalurnya.
Huang terbangun dengan linglung, tetapi pemandangan mengerikan di hadapannya membuatnya tersentak. Ia segera melarikan diri dari tempat kejadian, tetapi pada akhirnya tidak dapat lolos dari pengawasan ketat polisi lalu lintas.
Sebagai tanggapan atas pelanggaran ini, petugas patroli jalan raya akhirnya menjatuhkan hukuman berat kepada Huang sesuai dengan hukum: Ia didenda 200 yuan dan SIM-nya dikurangi 9 poin karena memarkir kendaraannya secara ilegal di jalur lalu lintas jalan raya; ia juga didenda 200 yuan karena terus mengemudi dalam keadaan sangat lelah.
Related News
BYD Jadi Raja Baru di Inggris, Tesla dan Mobil Eropa KO
Gagal Total di EV Rugi Rp278 T, Honda Tunda Model Baru HR-V, Accord
Media China Nobatkan Indonesia jadi Negara Tujuan Wisata Utama
Perusahaan AC Mobil Langganan Toyota Buat SPKLU Nirkabel EV
Lihat Cara Keren Purbaya Bungkam Penyebar Isu Sakit dan Dirawatnya
Prajogo Lagi!





