EmitenNews.com - PT SLJ Global (SULI) akan melaksanakan private placement Rp270 miliar. Itu dengan mengeluarkan saham baru maksimal 90 juta pada harga pelaksanaan Rp3.000 per lembar. Pengeluaran saham setara 2,21 persen itu, dibalut nilai nominal Rp100 per lembar. 


Periode pelaksanaan private placement akan dilakukan pada 25 Oktober 2022, dan pengumuman hasil private placement pada 27 Oktober 2022. Seluruh saham akan diserap PT Kalimantan Powerindo (KP). Setelah pelaksanaan private placement, jumlah modal ditempatkan dan disetor perseroan akan menjadi 4.076.916.802 lembar atau dengan nilai total nominal Rp1,52 triliun. Meningkat dari semula 3.986.916.802 lembar saham atau dengan total nilai nominal sebesar Rp1,51 triliun.


Merujuk surat PPJB tertanggal 29 Juli 2022, PT KP Baru menyatakan keinginan mengonversi piutang di perseroan senilai Rp270 miliar dengan saham 90 juta lembar yang dikeluarkan dari portepel perseroan. 


Utang akan dikonversi menjadi saham dengan skenario private placement itu, sesuai kesepakatan dengan Bank Mandiri, berasal dari transaksi pengalihan utang perseroan ke Bank Mandiri menjadi utang perseroan kepada PT Kalimantan Powerindo (Novasi). 


Setelah itu, seluruh saham milik perseroan di PT Kalimantan Powerindo akan dijual kepada Investor (divestasi). Oleh karena itu, penyelesaian atas sebagian utang perseroan kepada PT KP Baru akan dikonversi menjadi saham sesuai ketentuan PPJB yang diteken para pihak. 


Berdasar laporan keuangan konsolidasian tahun buku akhir 31 Desember 2021, modal kerja bersih negatif perseroan USD74,36 juta, dan total liabilitas dibanding aset perusahaan 108 persen. So, persentase jumlah liabilitas terhadap total aset perseroan melebihi 80 persen. (*)