Investor Antisipasi Pengetatan Moneter Fed, IHSG Diprediksi di Kisaran 7.020-7.120
:
0
EmitenNews.com - IHSG pada perdagangan Kamis 31 Maret 2022 ditutup menguat 0,26% pada level 7071. Investor asing net buy Rp726,78 miliar, termasuk transaksi di pasar negosiasi atas saham SILO dan BBSI dengan net sell investor asing masing-masing sebesar Rp357,28 miliar dan Rp127,65 miliar.
Saham sektor energi yang membukukan kenaikan terbesar menjadi pendorong IHSG. Sedangkan saham sektor properti mencatatkan koreksi terbesar.
Waterfront Sekuritas memperkirakan pada perdagangan hari ini IHSG akan bergerak pada kisaran support 7.020-7.000 dan resistance 7.090-7.120. Saham yang diunggulkan adalah BBCA, ADRO, PTBA, TLKM, ADMR, BRPT, ARTO.
Indeks di bursa Wall Street semalam ditutup melemah yang terutama dikontribusikan oleh koreksi mendalam menjelang penutupan. Dimana investor mencermati prospek pengetatan kebijakan moneter oleh The Fed serta perkembangan perang Ukraina.
Indeks PCE core bulan Maret sebesar 5,4% yoy dari bulan sebelumnya 5,2% yoy, namun lebih rendah dari perkiraan 5,5% yoy. Data initial claims pekan lalu menunjukkan kenaikan jumlah tenaga kerja yang melakukan klaim yaitu sebanyak 202 ribu dari pekan sebelumnya 188 ribu, serta lebih banyak dari estimasi yang sebesar 196 ribu.
Harga minyak mentah melemah setelah AS mengumumkan akan mengeluarkan cadangan minyaknya sebanyak 1 juta bpd selama enam bulan. Sedangkan Rusia menyatakan bahwa pembayaran pembelian gas dari Rusia harus menggunakan mata uang.(fj)
Related News
IHSG Diprediksi Sideways, Samuel Sekuritas Pangkas Target ke 7.500
IHSG Ambles 2,8 Persen ke 6.969 di Akhir Pekan, 575 Saham Rontok
Breaking: IHSG Tetiba Ambruk 2 Persen, Bos Bursa Ungkap Sesuatu
Sideways, IHSG Sesi I Jumat (8/5) Drop Tipis 0,08 Persen di 7.168
Kuasai 73 Persen Produksi Nikel Dunia, RI - Filipina Buka Kolaborasi
Tekan Impor, Beka Wire Rogoh Rp300M Untuk Produksi Kawat





