EmitenNews.com - PT BSA Logistics Indonesia Tbk. (WBSA) bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan menetapkan harga penawaran umum perdana (IPO) sebesar Rp168 per saham. Perseroan menawarkan sebanyak 1,8 miliar saham kepada publik atau setara 20,75 persen free float.

Selain itu, saham WBSA juga telah ditetapkan sebagai efek syariah oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga masuk dalam Daftar Efek Syariah.

Berdasarkan keterbukaan informasi, Kamis (2/4/2026), dengan harga tersebut, BWSA berpotensi meraup dana segar sekitar Rp302,4 miliar. Saham yang ditawarkan memiliki nilai nominal Rp40 per lembar.

Seluruh dana hasil IPO, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan untuk mengakuisisi PT Bermuda Inovasi Logistik (BIL) senilai Rp215 miliar atau setara 99,99 persen kepemilikan. Sisa dana akan dimanfaatkan sebagai modal kerja guna mendukung operasional dan memperkuat likuiditas.

Akuisisi ini ditujukan untuk memperkuat lini bisnis angkutan laut dan mengintegrasikan layanan logistik multimoda, mulai dari transportasi laut, darat, hingga pergudangan guna meningkatkan efisiensi dan daya saing.

Adapun, jadwal pelaksanaan IPO WBSA adalah sebagai berikut:

Tanggal Efektif: 31 Maret 2026

Masa Penawaran Umum: 2 – 8 April 2026

Tanggal Penjatahan: 8 April 2026

Distribusi Saham (secara elektronik): 9 April 2026

Pencatatan Saham di BEI (Listing): 10 April 2026

Dalam aksi korporasi ini, Perseroan menunjuk PT OCBC Sekuritas Indonesia (TP), PT Semesta Indovest Sekuritas (MG), dan PT Indo Capital Sekuritas (IU) sebagai penjamin pelaksana emisi efek.