IPO Sudah Dipersiapkan, Surya Citra Media (SCMA) Sebut Video dan RANS Fokus Perbaikan
Sementara itu, dari sisi platform Vidio, Sutanto kembali menegaskan bahwa perseroan masih melakukan penyesuaian, seiring adanya perubahan dari mandat investor. Perseroan berharap break even point (BEP) dapat terjadi dalam 2-3 tahun ke depan. Ini telah mempertimbangkan beberapa elemen seperti pelanggan, advertising , dan pengembangan bisnis yang relevan dengan platform Vidio, salah satunya konten produksi.
"Kami berharap dengan multiple add i tional business unit ini, kami akan selektif mengidentifikasi bisnis-bisnis unit yang memang akan menjadi top performance . Itu salah satu upaya kami untuk mencapai BEP karena kita tidak hanya rely on pada bisnis konvensional, tapi juga tambahan bisnis yang mendukung ke arah positif," tutup Sutanto.
Related News
IHSG Terjun Bebas 4,88%, Semua Sektor Rontok Tanpa Ampun
Tender Wajib AMMS Dibuka, Radiant Ruby Pasang Harga Rp156
Direktur BULL Borong 4 Juta Saham, Kepemilikan Naik Jadi 1,92 Persen
DAAZ Gabung ANTM–Huayou, Garap Proyek Jumbo EV Bernilai USD5–6 Miliar
Direktur BBCA Serok Saham Harga Bawah Rp2,1 Miliar
TOWR Mulai Buyback Hari Ini! Rp300M Disiapkan, EPS Siap Melesat?





