ISSP Optimis Prospek Q4–2026, Ditopang Proyek Migas & Unit 7 Gresik
:
0
Tangkapan layar Wakil Direktur Utama ISSP Tedja Sukmana Hudianto dalam Public Expose Live ISSP 2026, Senin (7/9/2026).
EmitenNews.com - PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk. (ISSP) emiten perpipaan SPINDO ini mempersiapkan fasilitas Unit 7 Gresik untuk menggarap kebutuhan proyek migas nasional. Perseroan optimistis kinerja semester II 2026 akan jauh lebih baik dibanding semester I seiring banyaknya proyek yang sudah ditenderkan.
"Jadi, untuk proyek-proyek migas kita (ISSP) sudah ikut dengan adanya keterbatasan. Oleh karena itu kami investasi di unit 7," kata Wakil Direktur Utama ISSP Tedja Sukmana Hudianto dalam Konferensi Pers Public Expose Live 2026, Senin (7/9/2026).
Menurut Tedja, investasi Unit 7 merupakan bentuk antisipasi terhadap program ketahanan energi pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.
"Salah satunya, kami melihat ada satu potensi yang cukup besar. Kami melihat presiden kita cukup baik dalam ketahanan energi itu sudah antisipasi di unit 7 yang akan mensupport ketahanan energi dari program pak Prabowo," ujarnya.
Hingga semester I 2026, ISSP membukukan pendapatan Rp2,84 triliun, naik 8,5% YoY, dengan laba bersih Rp240,5 miliar, tumbuh 12,7% YoY. Margin laba kotor juga menguat ke 21,1%.
Dari sisi ekspansi, pembangunan Unit 7 terus berjalan. Fasilitas warehouse dan lini produksi pipa berdiameter hingga 8 inci sudah beroperasi. Mesin untuk lini produksi pipa hingga 20 inci masih dalam proses pengiriman. Lini ini ditargetkan menyasar segmen produk bernilai tambah dan bermargin tinggi.
Tedja menyebut ISSP sudah menyiapkan produksi untuk memenuhi kebutuhan proyek migas di kuartal IV 2026.
"Kita melihat banyak sekali sumur-sumur yang sudah ditenderkan. Kita melihat itu. Kita juga sudah mempersiapkan pipa-pipa kita yang bisa berproduksi sesuai expect yang diisyaratkan di kuartal keempat ini," kata Tedja.
Dengan pipeline proyek yang masih banyak, manajemen memproyeksikan kinerja tutup tahun akan lebih kuat.
"Proyek-proyeknya masih cukup banyak. Dari kami, sih, sangat optimis sekali untuk second half ini akan jauh lebih baik daripada semester I," pungkas Tedja.
Related News
PTSN Raup Omzet Rp3,2T di Paruh Pertama 2026, PBV di Bawah 1 Kali
Presdir Emiten Sawit TAPG Divestasi 700 Ribu Saham, Total Rp1,33M
Songsong Dividen, 3 Pemegang Saham IMPC Borong Rp127 Miliar
SIDO Tebar Dividen Interim Rp300M, Jatah Investor Rp10 per Saham
Bank Jago (ARTO) Geber MESOP Tahap I Jilid II, Harga Rp1.550 per Saham
CDIA Resmikan 3 Tangki Bitumen Baru Berkapasitas 12.000 m³ di Banten





