Jababeka (KIJA) Catat Marketing Sales Rp847,7 Miliar di Semester I 2022
EmitenNews.com - PT Jababeka Tbk (KIJA) menyampaikan bahwa dari sisi penjualan real estate (marketing sales) Perseroan mencapai Rp 847,7 miliar pada semester pertama tahun 2022. Angka ini setara dengan 50% dari target penjualan real estate Perseroan selama setahun penuh sebesar Rp 1,7 triliun, dan meningkat 61% dibandingkan dengan Rp 526,0 miliar di 1H21.
"Marketing sales dari Cikarang dan lain-lain menyumbang 68%, sedangkan Kendal sebesar 32%. Penjualan dari produk industri (tanah dan/atau tanah dengan standar bangunan pabrik) menyumbang 70%, sedangkan segmen residensial/komersial dan lain-lain menyumbang 30%." tulis Manajemen KIJA dalam siaran persnya, Kamis.
Disebutkan bahwa target marketing sales Perseroan sepanjang tahun 2022, sebesar Rp 1,7 triliun yang terdiri dari Rp 1,1 triliun dari Cikarang dan lain-lain, dan Rp 600 miliar dari Kendal.
Sebagai informasi, KIJA mencatat rugi bersih Rp 43,1 miliar pada semester pertama 2022, atau susut dibandingkan dengan rugi bersih Rp 105,6 miliar pada periode yang sama tahun 2021.
"Penyebab utama kerugian ini disebabkan oleh dampak pergerakan kurs (valas) dimana Perseroan membukukan rugi selisih kurs sebesar Rp 168,8 miliar (rugi translasi) di 1H22 dibandingkan rugi selisih kurs Rp 112,5 miliar di 1H21." ungkap Manajemen KIJA
Adapun total pendapatan KIJA tercatat sebesar Rp 1.137,2 miliar untuk semester pertama tahun 2022, meningkat 2% dibandingkan periode yang sama tahun 2021. EBITDA Perseroan pada 1H22, tercatat sebesar Rp 479,3 miliar, meningkat 45% dibandingkan Rp 330,5 miliar pada semester pertama tahun 2021, sebagian besar sejalan dengan peningkatan pendapatan dan laba kotor.
Sedangkan, total posisi kas Perseroan pada akhir semester pertama tahun 2022 tercatat sebesar Rp 1.175,1 miliar, naik 6% dibandingkan Rp 1.111,5 miliar pada akhir tahun 2021.
Related News
Bencana Sumatera, Bank Mandiri-Kemenhan Bangun Lima Jembatan Bailey
Buyback BBCA Maret-Mei 2025, BCA Realisasikan Rp8.828,19 per Saham
Divestasi Berlanjut, Komut MEDS Dipastikan Masih Tetap Pegang Kendali
Direksi Hermina Serok Saham HEAL Rp15,64M, Kepemilikannya jadi Segini
Rogoh Rp2,95 Miliar, Pengendali Borong Saham WGSH Harga Bawah
Ini Dia OWK yang Mengiringi Rights Issue PACK Rp3,2 Triliun





