EmitenNews.com—Indeks Wall Street masih tutup akibat libur tahun baru, namun bursa Eropa memulai hari pertama perdagangan di 2023 dengan cukup bersemangat, naik sekitar 1 persenan didukung oleh data manufacturing negara-negara Euro zone yang keluar, in line atau lebih baik dari perkiraan (selain German Manufacturing PMI 47.1 yang lebih rendah dari consensus 47.4 namun masih lebih tinggi dari posisi sebelumnya 46.2), menimbulkan harapan bahwa  kondisi ekonomi yang terburuk telah lewat.

 

Sementara itu, Brazil mampu membukukan USD62.3 milyar trade surplus selama tahun 2022 (USD 4.8 milyar selama Desember 2022, di atas perkiraan Reuters pada angka USD 3 milyar), sebuah angka rekor sejak 1989. 

 

Menurut Head Of Research Nh Korindo Sekuritas Liza C. Suryanata, inflasi sepanjang 2022 tercatat tembus 5.51% YoY (0.66% MoM), naik signifikan dari 1.87% pada akhir tahun sebelumnya ; dikerek oleh komoditas pangan, bahan bakar, dan tarif transportasi  yang wajar meningkat pada holiday season Natal dan Tahun Baru. 

 

“IHSG memulai hari perdagangan pertama di 2023 dengan Kembali uji  area Support MA10 & MA20 pada range : 6840-6815 (Low : 6823) namun mengakhirinya dengan candle Doji, membuka harapan hari ini candle itu akan dikonfirmasi oleh sebuah candle hijau, mengakhiri konsolidasi seminggu terakhir dan melanjutkan up-swing (bullish) jangka pendek menuju target 6950-6960  up to 7000 level psikologis,” kata Dia, Selasa (3/1/2022).

 

JPFA Advise Buy Entry Level: 1340-1315. Average Up >1360.  Target: 1430. Stoploss: 1280.

 

BBNI Advise Speculative Buy Entry Level : 9225 Average Up >9300. Target:  9425 / 9625 / 9800-9900 / 10000. Stoploss: 9050

 

EXCL Advise Speculative Buy. Entry Level: 2170. Average Up >2200 Target:2250 /2300 / 2400-2430. Stoploss:2100.

 

TOWR Advise Buy Entry Level : 1150-1125 Average Up >1180. Target:  1250 / 1295-1310. Stoploss:1080.