Jasa Marga (JSMR) Sebut Fokus Geber Lima Proyek Tol Strategis Ini
Potret Manajemen PT Jasa Marga Tbk. (JSMR) pada PE LIVE 2025.
EmitenNews.com - PT Jasa Marga Tbk. (JSMR) dalam pemaparannya kepada publik, menjelaskan fokus lima garapan proyek jalan tol yang tengah dikebut berjalan. Hal ini disampaikan saat perhelatan Public Expose Live 2025, Jumat (12/9) bersama Bursa Efek Indonesia.
Kelima proyek tersebut meliputi Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan, Jalan Tol Akses Patimbang, Jalan Tol Yogyakarta–Bawean, Jalan Tol Solo–Yogya–NYIA Kulonprogo, serta Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi.
Manajemen menjelaskan bahwa per Rabu (6/9/2025), perseroan telah mengoperasikan segmen Klaten–Prambanan sepanjang 7,85 km di Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulonprogo.
“Seluruh pencapaian dan upaya peningkatan kinerja Perseroan dilakukan di tengah semakin banyaknya proyek jalan tol baru yang telah selesai serta mulai beroperasi,” ujar Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono saat Jumat (12/9).
Selain pembangunan tol baru, Jasa Marga mempromosikan dirinya sebagai penyedia layanan operasional dan preservasi jalan tol terkemuka. Berikut usaha ini dikonsolidasikan melalui anak usaha PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dan PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM).
Sepanjang paruh pertama 2025, JMTO mengoperasikan 1.481 km jalan tol, sementara JMTM menangani preservasi 1.160 km jalan tol, baik milik Jasa Marga Group maupun jalan tol lain.
Adapun, anak usaha PT Jasamarga Related Business (JMRB) juga diketahui tengah menyelesaikan pembangunan Travoy Hub tahap 2 dan 3 dengan progres 98,3% dan ditargetkan rampung pada akhir 2025.
Travoy Hub dikembangkan sebagai kawasan strategis yang mengintegrasikan transportasi umum, rumah sakit, dan pusat komersial.
“Jasa Marga tetap mampu menjaga keseimbangan antara kapasitas keuangan dan kesehatan finansial, hal ini tercermin dari stabilitas rasio keuangan yang baik pada Semester I-2025,” pungkas sang Dirut JSMR.
Related News
Panggilan RUPSLB PLIN, Bahas Pengurangan Modal dan Penjaminan Aset
Tak Hanya BCA, Ini Sederet Emiten yang Siap Buyback Saham
WIIM Integrasikan Operasi Divisi Filter Lewat Office Block Baru
Lanjutkan Hajatan Obligasi Rp3T, Hino Finance Rilis Rp800M
Kinerja Produksi 2025 Solid, IPCM Siap Tancap Gas di 2026
Puncaki ARA Saat yang Lain ARB, Saham STAR Berujung Suspensi





