Jatuh Tempo, Ancol (PJAA) Siapkan Dana Bayar Bunga Obligasi ke 7 Rp4,89 Miliar
EmitenNews.com—PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) menyampaikan bahwa perseroan siap melakukan pembayaran kupon bunga obligasi yang akan jatuh tempo dalam waktu dekat.
Direktur PJAA, Daniel Nainggolan menuturkan, Perseroan telah menyiapkan dana pembayaran bunga ke-7 Obligasi Berkelanjutan II PJAA Tahap II Tahun 2021 Seri B dan C. "Kami telah menyediakan dana sebesar Rp4,89 miliar untuk bayar bunga obligasi jatuh tempo," katanya.
Adapun rincian kupon bunga obligasi yang dibayarkan yaitu, Kupon Seri B yakni sebesar Rp3,32 miliar dan Kupon Seri C yakni sebesar Rp1,56 miliar, jadi total keseluruhan dana untuk pembayaran bunga obligasi sebesar Rp4,89 miliar.
"Kami akan melakukan pembayaran sesuai dengan surat permintaan dana dari PT KSEI dan akan mengirimkan bukti transfer pengiriman dana kepada Bank Permata tanggal yang sama," tegasnya.
Sebelumnya, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS -LB) PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) secara bulat menyetujui semua agenda yang diajukan perseroan dalam rangka pelaksanaan perluasan kawasan.
Menurut Corporate Secretary Pembangunan Jaya Ancol, Agung Praptono, RUPS tersebut menyetujui rencana perseroan untuk melakukan kajian yang dibutuhkan dalam rangka pelaksanaan perluasan kawasan, meliputi feasibility study, pembiayaan dan model/skema/konsep/struktur pelaksanaan perluasan kawasan.
"Ini dilakukan sebagai dasar pelaksanaan perluasan kawasan dengan tetap memperhatikan dan memenuhi seluruh persyaratan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Agung dalam keterbukaan informasi dalam laman Bursa Efek Indonesia, Senin (26/9).
Agung menambahkan RUPS tersebut digelar pada 22 September 2022 dan dinyatakan memenuhi kuorum karena dihadiri pemegang saham yang mewakili 1.451.855.398 saham atau 90,741% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh perseroan.
Related News
Kinerja 2025 Melonjak, DCII Tetap Kebut Ekspansi di 2026
SMDR Cetak Laba Bersih USD52 Juta, Ditopang Kontrak Pelanggan
Cetak Laba Bersih Rp1,54T, Tekad Bank Jatim Jadi BPD Nomor Wahid
TSPC Catat Penjualan Rp14 Triliun, Laba Bersih Susut di 2025
Laba BUMI Naik 20 Persen, Tapi Beban Produksi Masih Tekan Margin
Bio Majesty Jual 112 Juta Saham PRDA, Kepemilikan Turun Jadi 12 Persen





