EmitenNews.com - Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji mendorong industri pengolahan susu nasional untuk terus meningkatkan diversifikasi produk, memperkuat penggunaan bahan baku lokal, serta mengoptimalkan kapasitas produksi. Politikus Partai Golkar itu, menantang PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) memproduksi lebih banyak produk turunan susu, seperti es krim dan keju khas Indonesia.

Menperin Muhammad Sarmuji mengemukakan tantangan positif itu, saat berkunjung ke Cimory, di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/10/2026).

Diversifikasi penting untuk meningkatkan nilai tambah, memperluas pasar, dan memperkuat kontribusi sektor manufaktur terhadap perekonomian nasional.

"Awalnya kita mengenal Cimory sebagai produsen yoghurt, tetapi sekarang sudah berkembang dengan berbagai diversifikasi produk. Kami tantang Cimory untuk memproduksi lebih banyak produk turunan susu, seperti es krim dan keju khas Indonesia," kata Menperin.

Menperin mengungkapkan bahwa industri makanan dan minuman tetap menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan manufaktur nasional. Pada semester I tahun 2026, subsektor ini tumbuh sebesar 6,77 persen. Kontribusinya 41,86 persen terhadap PDB industri pengolahan nonmigas.

Kemudian, dari sisi investasi, industri makanan dan minuman mencatat realisasi sebesar Rp47,74 triliun pada semester I tahun 2026. Itu terdiri atas penanaman modal asing (PMA) Rp19,46 triliun dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) Rp28,28 triliun.

Cisarua Mountain Dairy Menyambut Baik Tantangan Menperin

Sementara itu, Direktur Manufacturing PT Cisarua Mountain Dairy Tbk, Pamungkas Bayu Triprasetyo, menyambut positif tantangan Menperin untuk memperluas diversifikasi produk olahan susu.

Ia mengakui inovasi merupakan bagian penting dari strategi pengembangan bisnis Cimory, sehingga perusahaan akan mengkaji peluang produksi berbagai produk turunan susu yang sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia.

Pamungkas mengungkapkan, Cimory telah melakukan banyak inovasi. Ia memastikan menerima tantangan tersebut, untuk mengembangkan produk baru. Cimory, kata dia, tidak bergerak hanya pada produk susu cair, tetapi juga akan meninjau berbagai produk turunan susu lainnya yang berpotensi dikembangkan di Indonesia.