Jelang Libur Nataru, IHSG Sesi I (24/12) Ditutup Nyaris Stagnan!
Main Hall Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI).
EmitenNews.com -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sesi I, Rabu (24/12/2025), nyaris konstan alias tidak bergerak seiring sikap wait and see pelaku pasar menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). IHSG ditutup menguat tipis 0,03 persen ke level 8.587,49.
Sejak pembukaan, IHSG sempat berfluktuasi. Indeks dibuka menguat 0,15 persen, namun kemudian tertekan hingga menyentuh level terendah 8.553,70 atau turun 0,35 persen. Sepanjang sesi pertama, IHSG bergerak di rentang 8.553,70–8.611,33.
Nilai transaksi hingga jeda siang mencapai Rp13,5 triliun, dengan volume perdagangan 18,17 miliar saham dalam 1,52 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar tercatat bertahan di kisaran Rp15.700 triliun.
Dari sisi sektoral, penguatan IHSG ditopang oleh Indeks Infrastruktur (IDXINFRA) yang melonjak 1,40 persen, disusul Indeks Properti (IDXPROPERTY) yang naik 0,70 persen, serta Indeks Industri (IDXINDUSTRY) yang menguat 0,41 persen.
Selain itu, Indeks Barang Baku (IDXBASIC) naik 0,05 persen, Indeks Kesehatan (IDXHEALTH) bertambah 0,04 persen, Indeks Konsumer Non-Siklikal (IDXNONCYC) naik 0,25 persen, dan Indeks Teknologi (IDXTECHNO) menguat 0,13 persen.
Sebaliknya, tekanan datang dari Indeks Transportasi (IDXTRANS) yang melemah 0,79 persen, Indeks Konsumer Siklikal (IDXCYC) turun 0,48 persen, Indeks Keuangan (IDXFINANCE) terkoreksi 0,25 persen, serta Indeks Energi (IDXENERGY) yang turun 0,12 persen.
Penguatan IHSG turut ditopang oleh saham-saham berbasis komoditas logam, seiring naiknya harga global. HRTA melesat 5,50 persen, INCO menguat 2,20 persen, ANTM naik 2,20 persen, dan ARCI bertambah 1,80 persen.
Sementara itu, saham-saham yang menekan pergerakan indeks antara lain INET yang merosot 7,01 persen, WIFI melemah 4,29 persen, serta RATU turun 3,06 persen.
Sejalan dengan pasar domestik, bursa saham Asia bergerak cenderung mendatar pada perdagangan terakhir menjelang libur Natal, mencerminkan kehati-hatian investor global.
Related News
IHSG Tumbang di Penutupan Pekan, Merosot 53 Poin ke 8.212
Bangun Ekosistem Syariah, BSN Gandeng UNS
Nyemek ala Warmindo Makin Hype!
IHSG Melemah ke 8.218, Saham Big Caps Tekan Indeks
KISI Raih Obligasi Rupiah Terbaik 2025 di Alpha Southeast Asia Award
SMV Kemenkeu Kucurkan Rp4,48 Miliar Untuk Bangun 56 Rumah Layak Huni





