EmitenNews.com - Paruh pertama 2026, Astra International (ASII) mencatat penjualan mobil 222.371 unit. Melejit 10,2 persen dibanding periode sama tahun lalu 201.633 unit. Sepanjang Juni 2026, Astra menjual mobil 40.235 unit, surplus 3,8 persen dari edisi Mei 2026 di level 38.768 unit.

Secara tahunan, penjualan periode Juni 2026 tercatat melesat 37 persen dibanding Juni 2025 sebanyak 29.365 unit. Toyota dan Lexus mendominasi penjualan sebanyak 134.520 unit. Lalu, Daihatsu mencatat penjualan 73.545 unit, dan Isuzu dengan penjualan 13.890 unit dari 11.275 unit.

Penjualan UD Trucks edisi Januari–Juni 2026 mencatat penjualan 416 unit, menukik 62,8 persen dibanding periode sama tahun lalu 1.110 unit. Pangsa pasar Astra tercatat sekitar 51 persen, susut dari posisi sama tahun lalu 54 persen.

Pada segmen Low Cost Green Car (LCGC), penjualan Astra tercatat 43.279 unit, turun sekitar 15,4 persen dibanding episode sama tahun lalu 51.797 unit. Secara nasional, total penjualan mobil domestik periode Januari–Juni 2026 mencapai 436.567 unit, meningkat sekitar 15,5 persen dibanding periode Januari–Juni 2025 sebanyak 376.703 unit.

Sepanjang akhir pekan lalu, gerak saham ASII susut 70 poin alias 1,43 persen menjadi Rp4.810 per lembar. Dengan begitu, sejak awal tahun 2026 alias year to date, saham ASII terkoreksi 29,26 persen setara 1.990 poin dari edisi 2 Januari 2026 di level Rp6.800 per eksemplar. (*)