Kantongi Efektif, Pertamina Geothermal Energy Gelar Penawaran Umum 20 Februari
:
0
EmitenNews.com — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk., salah satu perusahaan panas bumi dengan kapasitas terpasang terbesar di dunia, telah mengantongi pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melaksanakan penawaran umum perdana saham (initial public offering /IPO) di Bursa Efek Indonesia.
Seiring dengan pernyataan efektif dari OJK, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) akan segera melaksanakan penawaran umum perdana saham yang dijadwalkan berlangsung pada 20-22 Februari dan kemudian dilanjutkan dengan pencatatan efek di lantai bursa pada 24 Februari 2023.
Emiten berkode saham PGEO tersebut membidik dana maksimal Rp9,78 triliun dari pelepasan sebanyak-banyaknya 25% saham ke publik dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO atau maksimal 10,35 miliar saham biasa dengan harga pelaksanaan Rp820—Rp945.
Adapun, sovereign wealth fund Indonesia atau Indonesia Investment Authority (INA) telah menyatakan ketertarikannya dengan membawa sejumlah investor untuk ikut serta dalam penawaran umum perdana saham Pertamina Geothermal Energy.
Direktur Keuangan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. Nelwin Aldriansyah optimistis terhadap minat investor untuk ikut serta dalam IPO emiten berkode saham PGEO tersebut seiring dengan roadshow yang telah dilakukan perseroan.
Related News
Laba Wilmar (CEKA) Tumbuh 52,26 Persen Hingga Kuartal III-2026
Penjualan Tembus Rp87,51 Triliun, Laba HMSP Naik 44,35% Hingga Q3 2026
Volatilitas Transaksi Efek Disorot BEI, Ini Jawaban Emiten Hapsoro
BNI Catat Laba Operasional Sebelum Pencadangan Tertinggi dalam Sejarah
Melejit 14,7 Persen, AUTO Raup Laba Rp1,80 Triliun
Big Banks Jadi Sasaran Jual Asing, Net Sell Rp578,3M di Sesi I (27/10)





