Kapok Boncos! Maret 2024 Laba Alfa Energi (FIRE) Melejit 246 Persen
:
0
Direksi Alfa Energi kala memperkenalkan diri kepada para investor. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Alfa Energi Investama (FIRE) sepanjang kuartal I-2024 meraup laba bersih Rp15,80 miliar. Melambung 246 persen dari posisi sama tahun lalu dengan koleksi rugi Rp10,78 miliar. Dengan demikian, laba per saham menjadi Rp10,74 dari edisi sebelumnya tekor Rp7,33.
Pendapatan bersih Rp162,17 miliar, melejit 177 persen dari edisi sama tahun lalu Rp58,42 miliar. Beban pokok pendapatan Rp115,58 miliar, bengkak dari sebelumnya Rp62,45 miliar. Laba kotor terakumulasi senilai Rp46,59 miliar, meroket 1.258 persen dari periode sama tahun lalu minus Rp4,02 miliar.
Beban penjualan Rp18,29 miliar, bengkak dari Rp3,37 miliar. Beban umum dan administrasi Rp7,32 miliar, bertambah dari Rp7,20 miliar. Beban usaha lainnya Rp811,13 juta, longsor 154 persen dari posisi sama tahun lalu surplus Rp1,50 miliar. Laba usaha Rp20,15 miliar, melejit 253 persen dari minus Rp13,09 miliar.
Beban keuangan Rp482,53 juta, mengalami koreksi dari sebelumnya Rp719,57 juta. Laba sebelum pajak penghasilan Rp19,67 miliar, meroket dari sebelumnya tekor Rp13,81 miliar. Beban pajak penghasilan Rp3,87 miliar, anjlok dari surplus Rp3,02 miliar. Laba periode berjalan Rp15,80 miliar, berbalik dari tekor Rp10,78 miliar.
Jumlah ekuitas terkumpul Rp229,30 miliar, mengalami koreksi dari episode akhir tahun lalu Rp213,52 miliar. Total liabilitas tercatat Rp179,25 miliar, mengalami penyusutan dari periode akhir tahun sebelumnya Rp205,29 miliar. Total aset Rp408,56 miliar, terkoreksi dari akhir 2023 senilai Rp418,81 miliar. (*)
Related News
Pendapatan Naik, PYFA Pangkas Rugi Hingga 99,4 Persen Per Juni 2026
TPIA Jelaskan Penurunan Laba, H1-2025 Didorong Keuntungan Sekali Saja
Sales Rp65T, Core Profit INDF Naik meski Laba Bersih Tertekan Kurs
Naik 6,8 Persen, Bank Neo (BBYB) Cetak Laba Bersih Rp294,85 Miliar
Terus Ciptakan Nilai Tambah, SBMA Perkuat Transformasi Keberlanjutan
Akselerasi Transformasi TLKM 30, Raih Pendapatan Konsolidasi Rp75,9T





