EmitenNews.com - Trimegah Sekuritas (TRIM) mempunyai obligasi jatuh tempo Rp100 miliar. Surat utang itu, merupakan obligasi berkelanjutan II tahap II tahun 2025 seri A. Obligasi tersebut telah mengantongi peringkat idA dari Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Berdasar skenario, obligasi emiten broker besutan Boy Tahohir tersebut akan jatuh tempo pada 18 Oktober 2026 mendatang. Oleh karena itu, TRIM akan melunasi instrumen utang jatuh tempo tersebbut dengan menggunakan kombinasi dana internal, dan eksternal.

Kondisi tersebut akan didukung posisi kas dan setara kas tercatat senilai Rp823,3 miliar. Kemudian, fasilitas kredit belum terpakai sejumlah Rp3,1 triliun pada 31 Maret 2026, dan hasil penerbitan surat utang baru. Sebelumnya, perseroan telah melunasi obligasi Rp150,54 miliar.

Surat utang itu, merupakan oblilgasi berkelanjutan II tahap I tahun 202 seri A dengan skema jatuh tempo pada 12 Juli 2026. Berdasar keterbukaan informasi, pelunasan dilakukan melalui PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sesuai jadwal pembyaran obligasi.

Obligasi seria A tersebut diterbitkan pada 23 Juni 2025 dengan tenor 370 hari kalender sejak tanggal emis, dan menawarkan tingkat bunga tetap sebesar 7,20 persen per tahun. Pelunasan pokok obligasi itu, tidak berdampak terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, maupun kelangsungan usaha perseroan. (*)