Kasus Korupsi Asabri, Penyidik Kejagung Ungkap Bakal ada Tersangka Baru
:
0
EmitenNews.com - Daftar tersangka kasus tindak pidana korupsi PT Asabri akan bertambah panjang. Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkapkan bakal ada tersangka baru, baik korporasi sekuritas maupun perorangan. Kejagung akan mengumumkan tersangka baru itu, setelah tim penyidik merampungkan berkas 10 tersangka korporasi dan dilimpahkan kepada jaksa penuntut umum (JPU).
Kepada pers, Rabu (29/9/2021), Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Supardi mengemukakan, tentunya akan ada tersangka baru, baik itu perorangan atau korporasi lagi. Sayangnya, ia masih merahasiakan tersangka baru yang akan diumumkan dalam waktu dekat ini.
Yang jelas, Supardi mengungkapkan, pekan ini berkas 10 tersangka korporasi sudah rampung dan akan langsung dikirim ke JPU untuk kemudian disidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat. "Insya Allah tidak lama lagi akan dilimpahkan ke pengadilan."
Sejauh ini tim penyidik Kejaksaan Agung masih terus mencari pihak yang diduga mendapat keuntungan hasil korupsi pengelolaan dana PT Asabri senilai Rp22,7 triliun itu. Direktur Penyidikan Kejagung Supardi menyatakan tim penyidik masih bekerja dengan memeriksa sejumlah saksi untuk menemukan aktor intelektual dari megakorupsi tersebut.
Supardi mengatakan kejaksaan akan menyeret pihak mana pun yang diduga terlibat dalam kasus yang merugikan negara itu. Salah satu hasil penelusuran Kejagung, penyidik menetapkan tersangka baru bernama Teddy Tjokrosaputro, Presiden Direktur PT Rimo International Lestari, partner sekaligus sebagai adik kandung dari tersangka Benny Tjokrosaputro (Benny Tjokro) sebagai pemegang saham RIMO.
"Kami memastikan bekerja profesional dan transparan dalam mengusut kasus Asabri," kata Supardi.
Dalam kasus Asabri ini, Kejaksaan Agung sebelumnya telah menetapkan sembilan orang sebagai tersangka. Mereka adalah mantan Direktur Utama PT Asabri Mayor Jenderal (Purn) Adam R. Damiri, Letjen (Purn) Sonny Widjaja, Heru Hidayat, Benny Tjokrosaputro atau Benny Tjokro.
Lainnya, Kepala Divisi Investasi Asabri periode Juli 2012 hingga Januari 2017 Ilham W. Siregar, Direktur Utama PT Prima Jaringan Lukman Purnomosidi, Kepala Divisi Keuangan dan Investasi periode 2012 hingga Mei 2015 Bachtiar Effendi. Lalu, Direktur Investasi dan Keuangan periode 2013-2019, Hari Setiono, dan Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relation, Jimmy Sutopo. ***
Related News
Polda Sulsel Ungkap ada 17 Tersangka Penimbun 18.905 Liter BBM Subsidi
Hari Ke-7 Pencarian Rombongan Jurnalis, Operasi SAR Harap Diperpanjang
BULOG Gandeng Wilmar Perkuat Bisnis Beras Premium di Ritel Modern
MTQ Nasional XXXI Jateng Diproyeksi Gerakkan Ekonomi Rp1,2 Triliun
Prabowo: Indonesia Siap Perkuat Ketahanan Pangan Dunia
Hari Ke-6 Basarnas Fokuskan Pencarian Jurnalis di Perairan Selatan GAK





