Kasus Korupsi di Basarnas, KPK Tetapkan Lima Tersangka, Satu Jenderal TNI AU Bintang Tiga
:
0
Jumpa pers KPK, Rabu (26/7/2023), terkait penetapan lima tersangka kasus korupsi di Basarnas. dok. SINDOnews.
EmitenNews.com - Dari pengembangan OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Basarnas, KPK menetapkan Kepala Basarnas Marsekal Madya (Marsdya) Henri Alfiandi sebagai tersangka suap. Bersama Jenderal TNI AU bintang tiga itu, penyidik Komisi Antirasuah juga menetapkan empat orang lainnya jadi tersangka, usai operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait pengadaan barang dan jasa.
Sebanyak dua dari lima tersangka itu dari pihak Basarnas yakni Henri Alfiandi dan Koordinator Administrasi Kepala Basarnas Letkol Adm Afri Budi Cahyanto.
"KPK menetapkan dan mengumumkan tersangka sebagai berikut. MG (Komisaris Utama PT MGCS), MR (Dirut PT IGK), RA (Direktur Utama PT KAU), HA Kabasarnas RI 2021-2023 dan ABC (Koorsmin Kabasarnas RI)," ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam jumpa pers di Kantornya, Jakarta, Rabu (26/7/2023).
Seperti diketahui Selasa (25/7/2023), OTT KPK menjaring pejabat Basarnas di Cilangkap, Jakarta Timur dan Jatisampurna, Bekasi. Dalam operasi senyap tersebut, KPK menyita uang sejumlah Rp999,7 juta. Dari pengembangan kasus ini, KPK kemudian menetapkan lima tersangka, salah satunya jenderal TNI AU bintang dua.
Menurut Alexander Marwata, dari informasi dan data yang diperoleh tim KPK, diduga HA bersama dan melalui ABC mendapatkan nilai suap dari beberapa proyek di Basarnas tahun 2021-2023 sekitar Rp88,3 miliar. Uang suap sebanyak itu, diperoleh dari berbagai vendor pemenang proyek di lingkungan Basarnas.
Related News
Sadap HP Presiden, Mantan Kapolri Jenderal Listyo Jadi Tersangka
Transformasi SDM Unggul, Bank BSN Sabet Human Capital Awards 2026
Karhutla di Tanah Air, Polri Tetapkan 265 Tersangka, 20 dari Korporasi
Silmy Karim Didakwa Peras Penjamin WNA Rp168,92M, JPU Bongkar Modusnya
Kata Pandu Sjahrir Soal Polemik Supra Sekuritas
Kasus Suap HGB Summarecon Agung, MAKI Desak KPK Jemput Paksa Nusron





