Kebut Restrukturisasi Bisnis Data Center, Ini Ekspektasi Telkom Indonesia (TLKM)
EmitenNews.com - PT Telkom Indonesia (TLKM) tengah melakoni restrukturisasi bisnis data center. Itu dilakukan untuk meningkatkan competitive advantages, dan sustainable competitive growth. Konsolidasi bisnis itu, diharap tuntas pada 2024 mendatang.
Restrukturisasi bisnis data center melalui konsolidasi bisnis, dan aset data center TelkomGroup ke dalam satu entitas yaitu Telkom Data Ekosistem (TDE). Konsolidasi itu, untuk mengakselerasi peningkatan kapabilitas portofolio data center, dan mendukung pembangunan ekosistem bisnis data center TelkomGroup.
Tindakan tersebut diharap dapat meningkatkan value bisnis data center di masa mendatang. Selanjutnya, TelkomSigma akan bertransformasi menjadi B2B IT Services Company dengan fokus pada tiga portofolio utama yaitu Cloud, IT services, dan digital services. Alih bisnis data center TelkomSigma ke TDE, TDE akan menjadi konsolidator bisnis data center TelkomGroup.
Dengan begitu, pemberian layanan kepada pelanggan akan lebih optimal, dan memiliki daya tawar lebih tinggi dibanding kompetitor. Setelah pengalihan bisnis data center, TelkomSigma akan menjadi salah satu new growth engine TelkomGroup. Transformasi itu, akan menyulap TelkomSigma sebagai end-to-end managed service company meliputi cloud platform management, cybersecurity, service management, infra management, monitoring & optimization, dan risk & compliance.
Selain itu, TelkomSigma juga diproyeksikan untuk bermitra dengan raksasa teknologi dunia dalam memberikan world class IT service dengan standar layanan (SLA) tinggi kepada para pelanggan. ”Itu dilatari pertimbangan potensi pertumbuhan signifikan hingga beberapa tahun mendatang, khususnya peningkatan permintaan Cloud dan IT Services pasar Indonesia,” tulis manajemen Telkom Indonesia.
Di sisi lain, Hyperscale Data Center (HDC) Cikarang, Bekasi, Jawa Barat sudah beroperasi sesuai rencana awal, dengan kapasitas IT Load awal 1,75 Mega Watt (MW). Nah, untuk mencapai full capacity HDC, saat ini dalam proses penuntasan Campus 1 Lantai 2, 3, dan 4. Lalu, pengembangan atau ekspansi Campus 2 dan 3. (*)
Related News
Kinerja 2025 Melonjak, DCII Tetap Kebut Ekspansi di 2026
SMDR Cetak Laba Bersih USD52 Juta, Ditopang Kontrak Pelanggan
Cetak Laba Bersih Rp1,54T, Tekad Bank Jatim Jadi BPD Nomor Wahid
TSPC Catat Penjualan Rp14 Triliun, Laba Bersih Susut di 2025
Laba BUMI Naik 20 Persen, Tapi Beban Produksi Masih Tekan Margin
Bio Majesty Jual 112 Juta Saham PRDA, Kepemilikan Turun Jadi 12 Persen





