Kebut Tol Japek II, JSMR Tawarkan Obligasi Rp2,06 Triliun
Progress pembangunan Tol Jakarta - Cikampek II Selatan meliputi Jatiasih-Cipularang-Sadang. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Jasa Marga (JSMR) bakal menawarkan obligasi senilai Rp2,067 triliun. Penerbitan surat utang itu, bagian dari obligasi berkelanjutan II dengan target Rp4 triliun. Dan, perseroan telah menerbitkan surat utang senilai Rp1 triliun.
Nah, surat utang kali ini ditawarkan dalam empat seri. Seri A sebesar Rp281,82 miliar dengan bunga 5,70 persen per tahun berdurasi tiga tahun. Seri B senilai Rp718,17 miliar dengan bunga 6,15 persen per tahun berjangka 5 tahun.
Seri C sejumlah Rp300 miliar dengan bunga 6,50 persen per tahun berdurasi 7 tahun. Dan, seri D sebesar Rp767,65 miliar dengan bunga 6,75 persen per tahun berjangka 10 tahun. Bunga obligasi dibayar setiap 3 bulan. Pembayaran bunga pertama dilakukan pada 20 Mei 2026.
Pembayaran bBunga obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo pada 20 Februari 2029 untuk Seri A, pada 20 Februari 2031 untuk Seri B, pada 20 Februari 2033 untuk Seri C, dan pada 20 Februari 2036 untuk Seri D. Pelunasan obligasi dilakukan secara penuh pada saat jatuh tempo.
Seluruh dana hasil obligasi setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan seluruhnya oleh perseroan, dengan rincian sebagai berikut. Sebesar Rp1,3 triliun untuk penyetoran modal kepada Jasamarga Japek Selatan (JJS) sebesar 1.300.000 lembar saham sesuai nilai nominal (par value) melalui peningkatan modal kepada JJS, yang merupakan afiliasi perseroan akibat pengendalian secara langsung perseroan, yang menjalankan kegiatan usaha Jalan Tol Jakarta – Cikampek II Selatan (Jatiasih – Cipularang – Sadang).
Lalu, sisanya akan digunakan untuk penyetoran modal kepada Jasamarga Jogja Bawen (JJB) sebanyak-banyaknya sebesar 767.650 lembar saham sesuai dengan nilai nominal (par value) melalui peningkatan modal kepada JJB, yang merupakan afiliasi dari perseroan akibat pengendalian secara langsung oleh perseroan, yang menjalankan kegiatan usaha Jalan Tol Yogyakarta – Bawen.
Jadwal penerbitan obligasi perseroan sebagai berikut. Masa penawaran umum pada 12-13 Februari 2026. Penjatahan pada 18 Februari 2026. Pengembalian uang pemesanan pada 20 Februari 2026. Distribusi secara elektronik pada 20 Februari 2026. Pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 23 Februari 2026. (*)
Related News
Lego 443,76 Juta Lembar, Pengendali BULL Raup Rp207,68 Miliar
TBIG Lanjutkan Buyback Saham Rp360 Miliar
Beda Nasib Saham CUAN dan BRPT Usai Blusukan Prajogo Pangestu
Bank BNI (BBNI) Rancang Buyback Rp1,5 Triliun
Panggilan RUPSLB PLIN, Bahas Pengurangan Modal dan Penjaminan Aset
Tak Hanya BCA, Ini Sederet Emiten yang Siap Buyback Saham





