Kemampuan Kuat, Pefindo Kerek Peringkat Obligasi Lautan Luas Jadi idA Positive
:
0
EmitenNews.com—PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) meningkatkan outlook peringkat obligasi PT Lautan Luas Tbk (LTLS), yaitu Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Seri A dan B tahun 2020 menjadi 'IdA Positive' dari sebelumnya yaitu 'IdA Stable'. Dengan prospek untuk peringkat kredit korporasi perusahaan adalah 'kuat'.
Menurut Pefindo, obligor dengan peringkat idA memiliki kemampuan yang kuat dibandingkan obligor lain untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang. Walaupun kemampuan obligor kemungkinan terpengaruh perubahan ekonomi dibandingkan obligor dengan peringkat lebih tinggi.
Revisi prospek mencerminkan upaya deleveraging berkelanjutan LTLS dalam jangka menengah, didukung oleh perbaikan ekonomi makro lebih lanjut, serta upaya manajemen LTLS dalam mengelola profitabilitas dan modal kerjanya, yang menghasilkan menghasilkan arus kas yang lebih kuat.
"Peringkat dapat dinaikkan jika LTLS terus melakukan debt deleveraging selama berada di Perusahaan pada saat yang sama meningkatkan pendapatan dan menghasilkan EBITDA secara berkelanjutan, menghasilkan lebih banyak leverage keuangan konservatif," jelas dalam keterangan resmi lembaga pemeringkat efek itu, dalam keterangan pers, Jumat (14/4/2023).
Investor Relations Manager Lautan Luas (LTLS) Eurike Hadijaya menjelaskan, hasil itu menggambarkan posisi perseroan yang semakin kuat di industri manufaktur tanah air. Dengan membaiknya credit profile dan meningkatnya credit rating yang diberikan oleh Pefindo, pihaknya melihat impact yang positif terhadap Perseroan. Suku bunga dan beban bunga Perseroan menjadi lebih baik
Related News
Sisa Dana IPO Rp3 Miliar, Emiten Voucher (DIVA) Parkirkan di BCA
Emiten Hapsoro (BUVA) Kucurkan Pinjaman Tambahan Rp22M ke Anak Usaha
Menengok Taktik Emiten SCNP Penuhi Free Float 15 Persen
BMRI–PSAB Bersiap Cum Dividen 15 September, BBCA–CMRY Cair Pekan Ini!
Salurkan KPP Rp7,4 Triliun, BTN (BBTN) Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
GRIA Absen Dividen hingga Hapus Jabatan Direktur Pemasaran, Ada Apa?





