Kembangkan Aplikasi Super Berbasis AI, MTDL Gandeng Meratus dan Google Cloud
:
0
EmitenNews.com—PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL), emiten Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Digital, khususnya di bidang Solusi dan Konsultasi Digital serta Distribusi Digital, mengincar peluang pertumbuhan permintaan dari derasnya tren transformasi digital korporasi di Indonesia.
Salah satunya, dengan menjalin kerjasama strategis dengan operator maritim dan logistik PT Meratus Line dan Google Cloud untuk mengembangkan aplikasi super maritim dan logistik pertama di Indonesia yang menanamkan kecerdasan buatan (AI) ke dalam operasinya.
Aplikasi super ini diharapkan akan mempermudah pelanggan dalam pengiriman barang dagangan, sehingga pada akhirnya akan membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
“Meratus telah menjadi pelopor di banyak bidang, dari menjadi perusahaan pelayaran lokal pertama yang mengoperasikan layanan kapal peti kemas khusus, hingga memulai Proyek Konektivitas Nusantara dan meluncurkan rute pelayaran internasional ke kota-kota baru. Sebagai penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi terbesar di Indonesia, kami bangga dapat mendukung perjalanan digitalisasi Meratus dan upayanya membangun aplikasi super logistik maritim pertama di Indonesia. Dengan mengimplementasikan teknologi mutakhir Google Cloud dalam skala besar, Meratus siap untuk membawa customer-centricity ke level selanjutnya dan memperkuat posisi kepemimpinan industrinya,” kata Presiden Direktur, PT Metrodata Electronics Tbk, Susanto Djaja seperti dilansir dalam keterangan pers, Senin (27/2).
Seperti halnya yang sedang dilakukan Meratus Line, transformasi digital besar-besaran telah menjadi pilihan tak terelakkan bagi banyak korporasi di Indonesia untuk meningkatkan penghematan biaya, efektifitas kerja, serta kecepatan dan ketepatan layanan.
Related News
DSSA Lepas 9,63 Miliar Saham Treasury Mulai 10 Agustus, Siap Tampung?
Harga Rights Issue AHAP Rp50, Anthoni Salim via ACA Serap Rp109,5M
VISI Lunasi Utang BCA Usai Raffi-Nagita Masuk, Liabilitas Turun 82%
ABMM Kebut Produksi Tambang Aceh, Laba Semester I Melonjak 42 Persen
APLN Agresif Pangkas Utang, Kinerja Semester I Ikut Melonjak
Pendapatan KIJA Susut 11 Persen, Recurring Income Malah Dominan





