Kembangkan Bisnis Anak Usaha, Krakatau Steel (KRAS) Suntik Rp798 Miliar
:
0
EmitenNews.com – Krakatau Steel (KRAS) di tahun 2021 ini menyiapkan berbagai pengembangan bisnis untuk menggenjot kinerjanya tak terbatas pada perusahaan induk, termasuk juga pengembangan usaha di anak perusahaan. Diaantaranya menambah penyertaan modal pada PT Krakatau Tirta Industri (PT KTI) sebesar Rp798 miliar sehingga total penyertaan modal Krakatau Steel pada PT KTI menjadi Rp818 miliar.
Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim mengatakan, penambahan modal ini dipersiapkan untuk memperkuat struktur permodalan PT KTI dalam rangka pengembangan usaha Perseroan ke depan dan persiapan Initial Public Offering (IPO).
“PT KTI sedang melakukan beberapa inisiatif pengembangan bisnis diantaranya adalah menyiapkan pasokan air bersih dengan kapasitas 400 liter per detik untuk rencana pembangunan pabrik baru PT Lotte Chemical Indonesia PT (PT LCI) dan memasok air bersih kapasitas 1.000 liter per detik untuk PT Chandra Asri Petrochemical (PT CAP),” ungkap Silmy dalam keterangan resminya Senin (5/4/201)
Krakatau Steel selalu mendorong anak perusahaan untuk mengembangkan usahanya di seluruh Indonesia. Saat ini PT KTI sedang mengerjakan proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Gresik yang bekerja sama dengan PT PP untuk menyuplai kebutuhan PDAM Gresik berkapasitas 1.000 liter per detik. Proyek lainnya adalah PT KTI bekerja sama dengan PT Adhi Karya membangun SPAM di Kendari yang rencananya akan selesai pada akhir tahun 2021. PT KTI juga sedang membidik proyek penyediaan air demin untuk PT Amman Mineral di Sumbawa dan pengelolaan air minum di Batam.
“Tahun 2020, PT KTI mencatat keuntungan bersih sebesar Rp174,3 miliar meningkat dari tahun 2019 yang sebesar Rp153,5 miliar. Krakatau Steel sebagai induk dari PT KTI selalu mendukung usaha anak perusahaan untuk berkembang sehingga dapat memberikan kontribusi positif dalam peningkatan kinerja Krakatau Steel secara konsolidasi,” pungkas Silmy.
Related News
BMRI Jadwalkan Dividen Final Rp377 per Saham, Cum Date 8 Mei 2026
INDF Kemas Laba Rp2,96 Triliun, Surplus 9 Persen Kuartal I 2026
Lewati Kuartal I, Kimia Farma (KAEF) Balikkan Rugi jadi Laba Bersih
Kuartal I 2026, BTPN Syariah (BTPS) Kualitas Portofolio Meningkat
Tok! TUGU Sulap 50 Persen Laba Jadi Dividen, Yield Atraktif
APLN Balikkan Rugi Jadi Laba Q1-2026 tapi Recurring Income Tertekan





