Keren! Jatis Mobil (JATI) Tambah 46 Pelanggan Perusahaan Terkemuka
:
0
EmitenNews.com - PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk atau (Jatis Mobile) atau (JATI) menyampaikan telah berhasil menambah pelanggan sebanyak 46 perusahaan dari berbagai sektor industri nasional hingga kuartal II tahun ini. Penambahan pelanggan tersebut menggambarkan tingginya komitmen koporasi di dalam negeri untuk menjaga kualitas layanan terbaik kelas dunia serta menyediakan solusi komunikasi yang handal dan inovatif.
Direktur Utama Jatis Mobile Erik Rivai Ridzal dalam keterangan resmi Jumat (16/6) mengungkapkan bahwa bangga mengumumkan kemitraan sukses dengan 46 perusahaan terkemuka di kuartal kedua ini. Mitra-mitra baru ini adalah bukti kepercayaan yang tinggi terhadap Jatis Mobile dan visi kami untuk menghadirkan solusi inovatif di pasar Indonesia.
"Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan bersinergi dengan mitra bisnis kami untuk mendorong pertumbuhan industri dan transformasi digital di Indonesia," jelas Erik Rivai Ridzal.
Beberapa pelanggan baru yang berhasil didapatkan adalah PT Kurnia Ciptamoda Gemilang, PT Victoria Sekuritas Indonesia, Bank DKI, PT Asian Paint Indonesia, PT Trans DIgital Media (detik.com), PT Easybook Teknologi Indonesia (easybook.com), PT Gerbang Aset Digital (Fasset), PT Ecomindo Saranacipta (Ecomindo), dan PT Ayo Bantu Peduli Indonesia (ayobantu.com). Jati
Jatis Mobile adalah perusahaan teknologi penyedia berbagai solusi, mulai dari solusi perpesanan dengan menawarkan rangkaian layanan yang lengkap (WhatsApp, SMS dan email), chat commerce, custom development, AI, dan Chatbot dengan fokus pasar enterprise (B2B) dan saat ini sedang mengembangkan pasar Small Medium Business. Perusahaan yang berdiri sejak 2002 ini mengelola sebanyak 500 klien korporat dan lebih dari 12.000 merchants usaham kecil menengah.
Related News
Saham Micron Anjlok Sampai 22 Persen, Sinyal Waspada Pasar Teknologi
Saham Teknologi Tekor, Bursa Asia dan IHSG Berpotensi Lesu
Wall Street Melesat, Indeks Dow Jones Raih Rekor Baru 53.000
Cadangan Devisa Jepang Turun USD 18,4 Miliar per Juni 2026
Tujuan Penyempurnaan SLIK, Dukung Pengawasan Sektor Jasa Keuangan
RI Masih jadi Target Investasi, Pengusaha Dorong Percepatan Izin KEK





