Kinerja NPGF Menguat, Penjualan Tumbuh 33,4 Persen Sepanjang 2025
PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF). Perseroan mencatatkan penguatan kinerja sepanjang 2025 dengan membukukan pertumbuhan penjualan sebesar 33,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini sejalan dengan kenaikan kinerja produksi yang mencapai 69 persen secara tahunan (year-on-year). Dok. Ist.
EmitenNews.com - Ini prestasi tersendiri PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF). Perseroan mencatatkan penguatan kinerja sepanjang 2025 dengan membukukan pertumbuhan penjualan sebesar 33,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini sejalan dengan kenaikan kinerja produksi yang mencapai 69 persen secara tahunan (year-on-year).
Dalam keterangannya Jumat (23/1/2026), Direktur Utama PT Nusa Palapa Gemilang Tbk, Ujang Suparman, menyampaikan pertumbuhan tersebut mencerminkan keberhasilan perseroan dalam mengoptimalkan kapasitas produksi. Juga berhasil dalam menjaga kesinambungan pasokan untuk memenuhi permintaan pasar.
Peningkatan produksi yang signifikan dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung
pertumbuhan penjualan secara konsisten. Capaian ini merupakan hasil dari penguatan fundamental operasional perusahaan.
“Kami melakukan pembenahan pada perencanaan produksi, efisiensi proses, dan
penguatan distribusi. Dengan kapasitas yang lebih siap, perusahaan dapat merespons
kebutuhan pasar dengan lebih cepat dan stabil,” ujar Ujang Suparman.
Sebagai bagian dari strategi tersebut perseroan juga akan meluncurkan produk baru, yaitu Mono Potassium Phosphate (MKP), dan Potassium Nitrate (KNO). Produk ini diharapkan dapat melengkapi portofolio NPGF, khususnya untuk segmen pertanian, dan perkebunan dengan kebutuhan nutrisi tanaman yang lebih spesifik.
Satu hal lagi, lonjakan produksi memberikan ruang yang lebih besar bagi perseroan untuk menjaga ketersediaan produk di pasar, sekaligus memperkuat hubungan dengan jaringan distribusi.
Dalam memasuki 2026, manajemen menetapkan fokus strategis pada penguatan pemasaran. Setelah melalui fase peningkatan kapasitas dan konsolidasi operasional, NPGF akan mengarahkan strategi pada peningkatan penetrasi pasar, penguatan merek, serta optimalisasi jaringan distribusi. ***
Related News
Kasus Manipulasi Saham SWAT, OJK Serahkan Tersangka SAS ke Kejaksaan
Ditempatkan di SBN, BVIC Pastikan Dana Pelunasan Obligasi Rp307M Aman
Strategi Baru DILD: Garap Bisnis Data Center Bareng ION Network
Dirut FWCT Lego Habis Seluruh Sahamnya, Raup Rp2,11 Miliar
UNTR Tuntaskan Pembelian Tambang Emas J Resources US$540 Juta
Harga Ngacir Ratusan Persen, Idea Asia Jual 50 Juta Saham IDEA





