EmitenNews.com -Di tengah fluktuasi harga batu bara dunia, Trans Power Marine (TPMA) terus melaju dan meningkatkan performancenya agar dapat bersaing secara sehat dalam industri pengangkutan barang curah, khususnya batu bara. 

 

Bisnis TPMA tidaklah terlalu terpengaruh oleh harga batubara, melainkan volume pengangkutannya yang sebagian besar adalah batu bara. Selain batu bara, jenis angkutan wood chip, nikel dan clinker merupakan barang curah yang sering diangkut. 

 

Penjualan TPMA 9 bulan sampai dengan 30 September 2023 sebesar USD 48.032.330 naik 5% dibanding periode yang sama tahun 2022 sebesar USD 45.624.094 yang terutama karena kenaikan volume pengangkutan dan rata-rata tarif pengangkutan. 

 

“Kenaikan penjualan telah mendorong kenaikan laba bersih dari USD 9.591.967 menjadi  USD 13.154.905  atau sebesar 37% dan ratio EBITDA to Revenue mencapai 50%. Current ratio sebesar lebih dari 200% mencerminkan kondisi keuangan Perusahaan yang sangat sehat” ujar Rudy Sutiono, Corporate secretary TPMA.

 

Strategi Perusahaan untuk terus menjaga hubungan dan memberikan service terbaik kepada para customer menjadi tolak ukur keberhasilan Perusahaan. 

 

Kedepannya Perusahaan yakin dapat terus meningkatkan performance nya seiring dengan rencana penambahan armada. 3 sets tug and barge yang dipesan tahun lalu diharapkan akan selesai awal tahun 2024.