Kirana Megatara (KMTR) Bagi Dividen 49,98% dari Laba 2021, Ini Jadwal Lengkapnya!
:
0
EmitenNews.com—PT Kirana Megatara Tbk (KMTR) menyampaikan hasil penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham yang dilaksanakan pada tanggal 24 Juni 2022, diaman dalam kesepakatan para pemegang saham itu di setujui akan adanya aksi korporasi..
Dalam risalah RUPS itu tertera, KMTR meraih persetujuan penggunaan sebagian laba bersih yang diperoleh Perseroan selama tahun buku 2021 tersebut, yaitu sebesar Rp40.748.217.240,00 (Rp40,74 miliar) atau sebesar 49,98 persen dari laba bersih Perseroan tahun buku 2021 akan dibagikan sebagai dividen tunai kepada 8.215.366.379 saham yang telah dikeluarkan oleh Perseroan.
Sehingga dengan demikian setiap saham akan memperoleh dividen tunai sebesar Rp4,96 dengan cara membayarkan dividen tunai kepada pemegang saham Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.
RUPS yang dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 7.934.645.361 saham atau 96,58% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan itu juga menyetujui pemberhentian dengan hormat Wang Jin dan Li Qisheng sebagai Komisaris KMTR efektif terhitung sejak ditutupnya rapat itu.
Lalu menyetujui pengangkatan Tong Shufeng dan Sun Heliang sebagai Komisaris Perseroan yang baru menggantikan Wang Jin dan Li Qisheng, pengangkatan mana berlaku efektif terhitung sejak ditutupnya Rapat ini sampai dengan berakhirnya masa jabatan yang tersisa dari anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan yang menjabat saat ini, yaitu sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan pada tahun 2023.
Related News
Akuisisi Frisian Flag Rp14,56T, ULTJ Siapkan Right Issue Rp16.92T
KB Bank Perkuat Fundamental Bisnis, Aset dan Pendanaan Tumbuh Solid
BCA Injeksi Fasilitas Jumbo Emiten Aguan, Telisik Lengkapnya
Tahap Implementasi, ADHI Teken Master Restructuring Agreement
UVCR Gelar Private Placement 200 Juta Saham, Pengendali Serap Penuh
BAJA Kebut Right Issue Rp450 Miliar, Sejumlah Investor Absen





