Kolaborasi AIA dan Bank CIMB Niaga (BNGA) Luncurkan Produk Anyar
:
0
EmitenNews.com – PT AIA Financial (AIA) bersama dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk meluncurkan produk bancassurance Fortuna Income Protection, produk proteksi jiwa murni sekaligus perlindungan finansial yang diperuntukkan bagi nasabah usia produktif dalam mempersiapkan dana hari tua dan memastikan nasabah memiliki bekal di masa pensiun.
Presiden Direktur AIA, Sainthan Satyamoorthy mengatakan bahwa produk ini dirancang khusus untuk proteksi jiwa dan perencanaan dana pensiun yang akan turut berkontribusi dalam memutus rantai generasi sandwich pada usia produktif.
"Dengan fitur yang fleksibel, kami optimis peluncuran Fortuna Income Protection dapat diterima dengan baik sehingga mampu membantu generasi masa depan memiliki kebebasan finansial melalui perencanaan keuangan yang matang," ujar Sainthan dalam keterangan resminya, Kamis (24/2).
Presiden Direktur CIMB Niaga, Lani Darmawan menambahkan bahwa sebagian besar nasabah CIMB Niaga merupakan nasabah dengan berusia produktif dan merupakan generasi sandwich. Oleh karena itu pihaknya optimis Fortuna Income Protection yang merupakan produk asuransi tradisional endowment yang bisa menjadi pilihan solusi perencanaan finansial untuk generasi pada usia produktif dalam merencanakan keuangan di masa depan.
Fortuna Income Protection menjadi produk asuransi dwiguna yang memiliki pilihan masa bayar premi mulai dari 5-20 tahun yang dibayarkan per tahun pada usia produktif. Setelah menyelesaikan masa bayar premi, di tahun-tahun berikutnya nasabah akan menikmati nilai tunai sebesar 35%-130% dari premi tahunan yang akan dibayarkan setiap tahunnya selama 15-30 tahun, tergantung dari pilihan skema yang menjadi pilihan nasabah.
Related News
PBV Menarik, Penghuni Tetap MSCI, Laba GGRM Melejit Ratusan Persen
Barito Pacific Raup Pendapatan USD8,69 Miliar per September 2026
Pasar Aset Kripto Tertekan, Kinerja COIN Terdongkrak Segmen Derivatif
Laba BREN Naik 21,8% Jadi USD161 Juta, Sahamnya Anjlok 81,5% YTD
Penjualan Indofood Tembus Rp101,5 Triliun hingga Akhir September 2026
Tambah Modal! Merdeka Battery (MBMA) Bakal Private Placement Lagi





