EmitenNews.com - bank bjb (BJBR) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan PT Kimia Farma (KAEF), akhir pekan kemarin di Kantor Pusat Kimia Farma Jakarta. Kerjasama tersebut dilaksanakan dalam rangka memberikan dukungan Jasa Layanan Perbankan. Adapun penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan oleh Direktur Komersial & UMKM bank bjb, Nancy Adistyasari dan Direktur Keuangan & Manajemen Resiko PT Kimia Farma, Lina Sari.
Dukungan bank bjb tersebut sejalan dengan visi perusahaan untuk memperluas kerjasama dengan berbagai pihak demi mendorong kolaborasi dan akselerasi bisnis secara berkelanjutan.
Direktur Komersial dan UMKM bank bjb, Nancy Adistyasari menyampaikan, lingkup kerjasama meliputi Funding, Lending, dan Transaksi. Pada bagian kerjasama Transaksi, bank bjb membantu dan memudahkan PT Kimia Farma untuk dapat melakukan transaksi perbankan, meliputi Penggunaan Layanan Informasi Keuangan Perbankann, Payroll Service, sistem pembayaran dan penerimaan yang terintegrasi, serta jasa layanan perbankan lain sesuai kesepakatan.
Nancy menambahkan, kerjasama tersebut akan memiliki dampak positif bagi bank bjb, mengingat Kimia Farma merupakan salah satu perusahaan bidang farmasi dengan jaringan luas, antara lain memiliki 12 pabrik, 1.278 apotek, 451 klinik kesehatan, 75 laboratorium klinik, 10 optik, dan 3 klinik kecantikan yanng tersebar di seluruh Indonesia, dengan jumlah karyawan sebanyak 11.906 orang.
"Dengan kerjasama ini, akan ada potensi peningkatan transaksi giro dan deposito dari Kimia Farma. Kemudian, potensi Cross Selling. Dengan kerjasama ini membuka peluang yang saat ini telah terjalin antara lain; Cash Management Service, Payroll Service, Kredit Ritel, Kredit Komersial, Kredit Mikro, DPLK, serta Jasa Layanan Perbankann lainnya," ucap Nancy.
Related News
Arah Baru, GPSO Selaraskan Strategi Usai Akuisisi oleh Tjokro Group
Perkuat Pasar B2B, GULA Bidik Akuisisi Pabrik Gula di Sragen
Diversifikasi Bisnis, SOLA Patok Pendapatan 2026 Tumbuh 23,5 Persen
Baru Tuntas, ASII Lanjut Buyback Rp8 Triliun
WINE Putuskan Penyaluran Dividen 24 Persen Laba
Dato’ Sri Tahir Divestasi Saham MPRO, Tambah Free Float?





