Kolaborasi Kemenekraf, Indosat (ISAT) & Adobe, Perluas Peluang Kreator
:
0
Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) atau ISAT, dan Adobe berkolaborasi untuk mendorong generasi muda Indonesia mengubah kreativitas menjadi peluang ekonomi melalui pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI). Foto: istimewa
EmitenNews.com - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) atau ISAT, dan Adobe berkolaborasi untuk mendorong generasi muda Indonesia mengubah kreativitas menjadi peluang ekonomi melalui pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).
Kerja sama ini menggabungkan jangkauan nasional dan program pemberdayaan anak muda milik Indosat, perangkat kreatif dan teknologi AI dari Adobe, serta dukungan Kemenekraf dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional.
Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya mengatakan, ekonomi kreatif Indonesia bertumpu pada kekayaan intelektual yang lahir dari budaya dan kreativitas masyarakat. Menurutnya, teknologi AI harus dimanfaatkan untuk memperkuat kreativitas manusia, bukan menggantikannya.
“Di era AI ini, fokus kami adalah memanfaatkan teknologi untuk memperkuat kreativitas manusia agar ide-ide dapat dikembangkan, dilindungi, dan diwujudkan menjadi peluang yang lebih besar,” ujar Teuku Riefky dalam press release (15/6), dikutip Rabu (17/6/2026).
Kolaborasi tersebut juga sejalan dengan program ECHOES (Ekraf Creates Harmony on Education Sector) atau Ekraf Goes to School and Campus yang diinisiasi Kemenekraf. Program ini bertujuan meningkatkan literasi ekonomi kreatif, adopsi teknologi digital, serta keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri.
President Director dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha mengatakan Indonesia memiliki talenta dan kreativitas yang besar. Namun, generasi muda membutuhkan akses terhadap perangkat, keterampilan, dan peluang yang tepat untuk mengembangkan potensinya.
“Dengan menggabungkan kekuatan AI, kreativitas, dan kolaborasi, kami ingin membantu generasi kreator berikutnya mengembangkan potensi mereka secara maksimal dan memberikan dampak nyata bagi diri mereka maupun komunitas di sekitarnya,” ujar Vikram.
Sementara itu, President of Creativity & Productivity Business Adobe, David Wadhwani menilai komunitas kreatif Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang di tingkat global.
Melalui kerja sama ini, Adobe akan menghadirkan akses premium Adobe Express secara gratis selama enam bulan bagi pelanggan Indosat. Selain itu, pelanggan juga akan memperoleh akses ke berbagai materi pembelajaran Adobe Digital Academy yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia.
Adobe Digital Academy merupakan program pengembangan keterampilan kreatif, pemasaran, dan AI yang dirancang untuk membantu masyarakat meningkatkan kompetensi digital yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Related News
Keracunan MBG Masih Terjadi, Kepala BGN Sudaryono Sodorkan Fakta Ini
Diakui BPS, Konten Kreator Hingga Analis Kriptografi Masuk KBJI 2026
Dicecar DPR Soal Dana Rp106T Baru 3 Kopdes Beroperasi, Ini Kata Menkop
Pemerintah Pertimbangkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi
Sebulan Lagi Sertifikasi Halal Berlaku, Cek Aturan Untuk Barang Impor
PLN-Pelindo Resmikan OPS 1 MVA, Pelabuhan Tanjung Priok Makin Lengkap





