Komisaris Kalbe (KLBF) Terpantau Rajin Nyicil Beli Saham, Ada Apa?
:
0
Ilustrasi PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF). FOTO: ISTIMEWA.
EmitenNews.com - Komisaris PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF), Ferdinand Aryanto, tercatat kembali menambah kepemilikan saham perseroan melalui transaksi pembelian yang dilakukan pada 10 dan 11 Desember 2025
Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan Senin (15/12), Ferdinand mengungkapkan telah membeli 30.000 lembar saham KLBF pada kisaran harga Rp1.165 hingga Rp1.170 per saham. Dengan demikian, total nilai transaksi pembelian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp35 juta.
“Tujuan transaksi adalah untuk investasi dengan kepemilikan saham langsung,” ujar Ferdinand dalam keterangannya.
Sebelumnya, Ferdinand sempat melepas 10.000 lembar saham KLBF pada harga Rp1.190 per saham pada 8 Desember 2025. Dengan transaksi jual dan beli tersebut, secara bersih Ferdinand mencatatkan penambahan kepemilikan 20.000 lembar saham.
Pasca rangkaian transaksi tersebut, kepemilikan saham Ferdinand Aryanto di KLBF meningkat menjadi 360.000 lembar saham atau setara 0,001 persen, dibandingkan sebelumnya sebanyak 340.000 lembar saham.
Pada perdagangan intraday Senin (15/12), saham Kalbe menguat 5,60 persen atau naik 65 poin ke level Rp1.220 per saham, seiring datangnya sentimen baru Perseroan yang akan melaksanakan program Buyback saham.
Sebagai catatan, emiten farmasi ini menyiapkan dana hingga Rp250 miliar untuk mengeksekusi aksi korporasi tersebut dalam kurun waktu tiga bulan ke depan.
Buyback saham akan berlangsung mulai 16 Desember 2025 hingga 15 Maret 2026 dan dilaksanakan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan menggandeng perantara pedagang efek.
Related News
Kuartal III-2026, Surya Semesta (SSIA) Raih Pendapatan Rp4,81 Triliun
RMKO Balikkan Rugi Jadi Laba di Kuartal III 2026
RUPS LAPD Tetapkan JSI Sinergi Mas jadi Pemegang Saham Pengendali
Bank MNC (BABP) Akui Gangguan Transaksi Digital, Begini Dampaknya
Laba Bersih Bank Danamon (BDMN) Naik 19% di Kuartal III 2026
Komitmen Dividen 80 Persen, IPCC Perkuat Ekosistem Bisnis Terpadu





