EmitenNews.com - EAROPH World Congress ke-28 yang diselenggarakan 5-8 Oktober 2022 di Surabaya, Dr. Ir. Bambang Susantono MCP, MSCE, Kepala Otoritas Ibu Kota Nusantara (IKN) hadir sebagai pembicara utama menyampaikan presentasi perencanaan pembangunan ibu Kota Nusantara sebagai Sustainable Forest City.

 

Terkait dengan pembangunan IKN yang dilakukan pasca pandemi Covid-19, perencanaan pembangunan Nusantara juga akan memasukkan model epidenomics, sehingga bisa menunjang pemulihan kota pasca pandemi ini. Pandemi global telah menurunkan pembangunan manusia dan menambah jumlah kemiskinan ekstrim, sehingga IKN diharapkan menjadi kota masa depan yang memiliki aspek digitalisasi, mampu beradaptasi dengan perubahan iklim, mempersempit ketimpangan sosial dan meningkatkan infrastruktur urbanisasi.

 

“Selain membangun infrastruktur, untuk merencanakan Nusantara yang memiliki soul, liveable and loveble, pemerintah pusat mengajak berbagai pihak pemerintahan dan swasta untuk bergotong-royong dalam mengembangkan permukiman dan ekosistem IKN yang menunjang pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan dan inklusivitas sosial,” papar Bambang Susantono.

 

Pada kesempatan tersebut, Dr. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., MSc. Presiden EAROPH 2022-2024 mendukung penuh pembangunan IKN. “Keanggotaan EAROPH terdiri dari pakar pemukiman lintas negara serta berbagai sektor privat, publik dan akademik. Kami berkomitmen untuk mendukung pembangunan IKN dalam mewujudkan Sustainable Forest City. Saya mengajak kepala daerah, para ahli, praktisi dan akademisi di bidang permukiman berkelanjutan yang hadir untuk ikut berbagi pengetahuan dan bertukar best practices untuk mewujudkan Nusantara sebagai forest city yang modern dan berkelanjutan.”

 

Beliau juga mengajak delegasi internasional yang hadir untuk menyampaikan pemikirannya. Ar. Yolanda D. Reyes yang menjadi Presiden EAROPH periode sebelumnya menyebut IKN sebagai "Paradise in the Making" dan menyampaikan dukungannya untuk terwujudnya IKN sebagai kota hijau dan modern yang menjadi impian para praktisi permukiman dan perencanaan wilayah.