Konferensi & Pameran AIBP 2024, Tata Kelola AI Jadi Pusat Perhatian
:
0
AIBP Conference and Exhibition, yang didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, akan membahas tantangan dan peluang teknologi utama di Indonesia. Acara ini diadakan di Ritz-Carlton Jakarta, 6-7 Agustus 2024. dok.ist.
EmitenNews.com - AIBP Conference and Exhibition, yang didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, akan membahas tantangan dan peluang teknologi utama di Indonesia. Diadakan di Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan, Konferensi dan Pameran AIBP 2024 akan menyatukan para pemimpin industri, pembuat kebijakan, dan anggota komunitas untuk mendorong inovasi, kerja tim, dan kemitraan.
AIBP Conference and Exhibition yang diadakan pada tanggal 6 & 7 Agustus di Jakarta merupakan kesempatan bagi para pemangku kepentingan dari organisasi publik dan swasta untuk berkumpul dan berdiskusi mengenai seperti apa pertumbuhan yang akan terjadi di masa depan ini.
Konferensi pers Selasa (23/7/2024), menguraikan beberapa topik utama AIBP Conference & Exhibition tahun ini.
Tata Kelola dan Regulasi AI: Mengatasi Kekhawatiran Masyarakat dan Membangun Framework yang Kuat
Meski AI menawarkan banyak manfaat, namun kekhawatiran masyarakat terhadap penggunaannya masih tetap tinggi. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan regulasi yang kuat, khususnya terkait privasi dan kekayaan intelektual. Tata kelola AI yang efektif melibatkan kolaborasi antara pembuat kebijakan, pemimpin industri, dan masyarakat untuk memastikan penggunaan AI yang etis dan praktis.
Survei Inovasi AIBP tahun 2024 yang tengah berlangsung menyoroti bahwa 82% responden Indonesia memandang masalah privasi dan keamanan sebagai hambatan utama dalam penerapan AI. Mengatasi tantangan-tantangan ini sangat penting untuk mempercepat inovasi AI di Indonesia.
Ekonomi Digital dan Pengembangan Keterampilan: Menjembatani Kesenjangan Keahlian
Ekonomi digital Indonesia memiliki potensi menjanjikan jika diberikan dukungan yang tepat dalam bidang pelatihan SDM (Sumber Daya Manusia) dan infrastruktur.
Menjembatani kesenjangan keterampilan melalui pelatihan kompetensi digital yang ekstensif adalah kunci untuk membuka potensi penuh teknologi AI dan otomatisasi. Investasi strategis pada platform data terpadu, analisis data, perangkat lunak intelijen bisnis, dan peningkatan konektivitas akan mendorong transformasi dan kemajuan digital yang signifikan.
Mengatasi Rintangan Implementasi: Penggunaan AI yang Etis dan Praktis
Related News
Harga Emas Dunia Melonjak 14% Dalam Tiga Minggu, Ini Pemicunya
Defisit Neraca Dagang Berulang, Ekonom UI Warning Rupiah-Inflasi
Kuota KUR Bank Sumut jadi Rp2 Triliun, Begini Harapan Menteri UMKM
Pabrik Baterai EV di Karawang Sudah Rampung, Tampung 3 Ribu Pekerja
Penuhi Pesanan UGL Australia, INKA Kirim 120 Gerbong ke Selandia Baru
RUPSLB Angkat Ignatius Girendroheru Dirut PEFINDO, Gantikan Irmawati





