Konsolidasi, IHSG Potensial Kembali Jeblok
:
0
seseorang berjalan melintas dengan latar layar menampilkan pergerakan IHSG. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan konsolidasi dengan potensi pelemahan tambahan. Itu terutama kalau tekanan jual kembali berlanjut. Beberapa katalis berperan dalam pergerakan itu, termasuk dari sisi eksternal.
Dengan rilis data ekonomi Amerika Serikat (AS) mengenai ketenagakerjaan dapat memperjelas arah kebijakan The Fed. Itu berdampak pada sentimen global, dan arus modal ke pasar saham domestik. Nah, dari dalam negeri, kenaikan harga komoditas seperti batu bara, dan minyak memberi dukungan pada sektor energi.
Namun, pelemahan nilai tukar rupiah menambah risiko bagi emiten berbasis impor. Sepanjang perdagangan hari ini, Rabu, 30 Oktober 2024, IHSG diproyeksi menguji support level 7.550, sementara resistance ada level 7.700.
Menilik data itu, StocKnow.id merekomendasikan sejumlah saham berikut sebagai jujukan investasi. Antara lain MAP Aktif Adiperkasa (MAPA) Rp965 per saham dengan take profit di kisaran Rp995-1.025 per lembar, dan stop loss di posisi Rp925 per eksemplar.
Jasa Marga (JSMR) Rp4.810 per saham dengan take profit Rp4.960-5.050 per lembar, dan stop loss Rp4.660 per helai. London Sumatera (LSIP) Rp1.230 per lembar, dengan take profit di kisaran Rp1.270-1.300 per helai, dan stop loss Rp1.195 per eksemplar.
Energi Mega Persada (ENRG) di level Rp286 per saham dengan take profit di kisaran Rp300-320 per lembar, dan stop loss Rp276 per eksemplar. (*)
Related News
IHSG Sesi I Volatil Sambut Unjuk Rasa 27 Agustus, TMPO Nyaris ARA!
6 Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Cek Dampak ke Emiten
Dibuka Merah, IHSG Ambruk 1,2 Persen Sentuh 6.422 Ditekan Sentimen Ini
IHSG Cenderung Koreksi, Perhatikan Saham-saham Berikut
IHSG Potensial Rebound, ini Pemicunya
Bersama Danantara, BTN Santuni Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade





